Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3.489 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di Unhas, Wajib Segera Daftar Ulang
Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. IDN Times/Darsil Yahya
  • Sebanyak 3.489 calon mahasiswa dinyatakan lolos SNBP 2026 di Universitas Hasanuddin dari total 33.222 pendaftar, menunjukkan tingkat keketatan seleksi sekitar 10,5 persen.
  • Unhas menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru sebesar 30 persen untuk jalur SNBP, sementara SNBT mendapat porsi 50 persen dan jalur mandiri sebesar 20 persen.
  • Pihak kampus mengimbau peserta yang lolos segera melakukan registrasi ulang dan verifikasi UKT pada 2–27 April 2026 melalui laman resmi agar tidak kehilangan kesempatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada banyak kakak yang mau masuk kuliah di Unhas, tapi cuma 3.489 orang yang bisa lolos dari banyak sekali pendaftar. Katanya mereka dilihat dari nilai dan juga prestasi lain. Sekarang kakak-kakak yang sudah diterima harus daftar ulang di internet sebelum tanggalnya habis. Yang belum lolos masih bisa coba lewat cara lain nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Universitas Hasanuddin (Unhas) menerima sebanyak 3.489 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil seleksi ini diumumkan pada 31 Maret 2026, dengan jumlah peminat yang mencapai puluhan ribu orang.

Dari total 33.222 pendaftar yang memilih Unhas, hanya sekitar 10,5 persen yang dinyatakan lolos. Angka ini menunjukkan tingkat persaingan yang cukup ketat dalam jalur seleksi berbasis prestasi tersebut.

1. Tingkat keketatan SNBP Unhas capai 10,5 persen

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Prof. Muhammad Ruslin. (Dok. Unhas)

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, menjelaskan bahwa seleksi SNBP tidak hanya melihat nilai akademik semata. Penilaian juga mencakup aspek non-akademik yang menjadi pertimbangan penting dalam proses seleksi.

“Proses seleksi SNBP didasarkan pada indikator akademik dan non-akademik, meliputi nilai rerata rapor semester serta prestasi yang dibuktikan melalui sertifikat penunjang yang diunggah oleh pendaftar,” katanya dalam keterangan pers yang dikutip, Rabu (1/4/2026).

Ia menambahkan, kombinasi kedua aspek tersebut menjadi dasar dalam menentukan kelulusan peserta secara komprehensif. Hal ini dilakukan untuk menjaring calon mahasiswa dengan kualitas terbaik dari berbagai latar belakang.

2. Kuota SNBP hanya 30 persen dari total penerimaan

Laman resmi pengumuman SNBP untuk mengecek status kelulusan (Laman Resmi SNPMB)

Unhas mengalokasikan sekitar 30 persen kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNBP. Sementara itu, jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) memiliki porsi lebih besar, yakni 50 persen.

Adapun 20 persen sisanya disediakan melalui jalur mandiri yang dikelola langsung oleh pihak kampus. Skema ini menjadi bagian dari kebijakan nasional dalam sistem penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri.

Dengan pembagian kuota tersebut, calon mahasiswa yang belum lolos SNBP masih memiliki peluang melalui jalur lainnya. Persaingan di tiap jalur pun memiliki karakteristik yang berbeda.

3. Unhas ingatkan peserta segera daftar ulang

Potret PKKMB di Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun akademik 2022/2023 (unhas.ac.id)

Unhas mengimbau seluruh calon mahasiswa yang dinyatakan lulus SNBP untuk segera melakukan proses registrasi ulang. Tahapan ini mencakup pengisian data dan verifikasi Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Proses registrasi dan verifikasi UKT dijadwalkan berlangsung mulai 2 April hingga 27 April 2026 melalui laman resmi kampus. Peserta diminta memperhatikan jadwal agar tidak kehilangan kesempatan.

“Pendaftaran ulang dan verifikasi UKT ini sangat penting. Kami berharap seluruh calon mahasiswa yang telah lulus dapat memperhatikan jadwal dan melengkapi seluruh persyaratan yang ditetapkan,” tegas Prof Ruslin.

Bagi peserta yang belum berhasil, Unhas mengingatkan bahwa masih tersedia jalur lain yang bisa ditempuh. Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi tetap terbuka dengan persiapan yang lebih matang.

“Tidak diterima atau belum diterima di SNBP bukanlah akhir dari proses untuk mendapatkan tempat terbaik dalam melanjutkan studi. Masih banyak jalur lain yang dapat ditempuh,” tutupnya.

Editorial Team