Comscore Tracker

Riuh Records, Energi Baru Skena Musik Makasar

Target perlebar jangkauan hingga ke kawasan Indonesia Timur

Makassar, IDN Times - Di tahun 2022, label rekaman lokal di Kota Makassar, Riuh Records, bertekad melebarkan sayapnya ke kawasan Indonesia Timur. Sebagai pijakan, baru-baru ini mereka membuka kantor baru sekaligus studio rekaman.

Studio dan kantor yang berlokasi di lantai tiga kafe Roemah Lamdoek, Jalan Lamadukelleng, Makassar, diresmikan pada Kamis (21/4/2022). Peresmian dirangkaikan open house sekaligus acara gelar wicara dengan topik "After Pandemic, What's Next?".

Hadir di acara tersebut yakni dr. Fadli Ananda sebagai founder Roemah Lamdoek, Direktur Utama Prolog Ecosystem yakni Juang Manyala, serta Rahmat Zulfikar sebagai pendiri Riuh Records.

Baca Juga: Menyimak Perjalanan Bermusik Solois Makassar Feby Putri dalam 10 Lagu

1. Kantor-studio baru jadi batu pijakan Riuh Records perlebar jangkauan

Riuh Records, Energi Baru Skena Musik MakasarFounder Riuh Records, Rahmat Zulfikar, dalam sesi Prolog Talks di konser EXPLOSIONS pada 6 Februari 2022. (Instagram.com/prologfest)

Berbicara di hadapan para pengunjung dan undangan, Rahmat Zulfikar berharap kantor-studio baru Riuh Records bisa memberi tambahan energi untuk perkembangan skena musik Kota Daeng. Terlebih geliatnya kian terasa selama beberapa tahun terakhir.

"Layaknya sebuah rumah, kami harap Roemah Lamdoek menjadi rumah baru tempat bertumbuhnya musisi terbaik yang lahir dari rahim Riuh Records," kata founder Riuh Records tersebut, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima IDN Times pada Jumat kemarin (22/4/2022).

2. Mulai kembali bergeliat dengan aktif merilis karya musisi Makassar

Riuh Records, Energi Baru Skena Musik MakasarPenampilan band asal Makassar, DVY, dalam acara konser Prolog Fest yang dihelat pada Oktober 2021. (Instagram.com/prologfest)

Berdiri sejak 2015 dengan nama Vonis Records, Riuh Records selama ini dikenal aktif memproduksi, menerbitkan, dan mendistribusikan karya musisi dan band lintas genre di Makassar yang telah memilih jalur mandiri (indie), entah secara fisik maupun digital.

Perubahan nama pada tahun 2020 lalu diniatkan sebagai transformasi dari hanya sebuah label musik ke perusahaan musik di Makassar, untuk menyebar lebih luas ke pergerakan kancah musik seantero Indonesia Timur.

Yang terbaru yakni pada Februari silam, Riuh Records mengumumkan kerja sama dengan Sun Eater, label rekaman para musisi berbakat seperti Tashoora, Agatha Pricilla, .Feast dan Lomba Sihir.

3. Berharap bisa menjadi lokomotif industri kreatif

Riuh Records, Energi Baru Skena Musik MakasarSuasana acara open house peresmian kantor-studio baru Riuh Records di Roemah Lamdoek Cafe pada Kamis 21 April 2022. (Dok. Prolog Fest)

Lewat visi anyar Riuh Records, yang ditandai dengan peresmian kantor-studio baru, Rahmat berharap labelnya bisa memantik lebih banyak perkembangan musik di Indonesia Timur. Dan tentu saja memaksmalkan potensi para pelakunya untuk melahirkan karya musik terbaik.

"Kami melihat masa depan musik benar-benar dapat menjadi sebuah lokomotif dalam sebuah ekosistem kreatif di kota ini," ungkap Rachmat.

Open house tersebut juga diselingi penampilan musisi/band dalam roster Riuh Records yakni Kardashev Scale feat. Strange Tides, Jasmine Risach dari DVY dan Artha (Tabasco/Visiun).

Baca Juga: Prolog Fest Helat Lagi Ramadan Favorit, Usung Tema "Waktunya Reuni"

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya