Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Tips Menyimpan Jahe Bubuk agar Tak Mudah Menggumpal dan Bau Apek

ilustrasi jahe (pixabay.com/siala)
ilustrasi jahe (pixabay.com/siala)

Di pasaran, jahe dijual dalam bentuk utuh atau segar dan dalam bentuk bubuk atau serbuk yang sudah kering. Meski dijual dalam bentuk yang berbeda, tapi fungsinya tetap sama, yaitu untuk memberikan rasa dan aroma yang nikmat pada masakan.

Dibandingkan dengan jahe utuh, proses penyimpanan jahe bubuk lebih sulit. Pasalnya, jahe bubuk lebih cepat menggumpal dan mengeluarkan bau apek yang mengganggu jika cara penyimpanannya kurang tepat. Agar tak mengalami hal serupa, penting untuk kamu simak sembilan tips menyimpan jahe bubuk sebagai berikut.

1. Gunakan wadah kedap udara untuk menghindari paparan udara langsung yang bisa membuat tekstur jahe bubuk cepat menggumpal

ilustrasi jahe (pixabay.com/JerzyGorecki)
ilustrasi jahe (pixabay.com/JerzyGorecki)

2. Pilih tempat penyimpanan yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung agar kualitas jahe bubuk tetap terjaga

ilustrasi jahe (pixabay.com/Ajale)
ilustrasi jahe (pixabay.com/Ajale)

3. Pastikan jahe bubuk tetap dalam keadaan kering dengan menyimpannya di tempat yang tak lembab

ilustrasi jahe (pixabay.com/Couleur)
ilustrasi jahe (pixabay.com/Couleur)

4. Gunakan kemasan ziplock untuk membantu mencegah udara masuk dan mempertahankan kelembaban dengan tepat

ilustrasi jahe (pixabay.com/gate74)
ilustrasi jahe (pixabay.com/gate74)

5. Hindari penyimpanan jahe bubuk di dekat sumber panas seperti kompor atau oven untuk menghindari kualitasnya berubah

ilustrasi jahe (pixabay.com/Brett_Hondow)
ilustrasi jahe (pixabay.com/Brett_Hondow)

6. Pastikan tempat penyimpanan memiliki penutup yang rapat agar aroma jahe tak tercampur dengan aroma bahan makanan lainnya

ilustrasi jahe (pixabay.com/marker_photography)
ilustrasi jahe (pixabay.com/marker_photography)

7. Gunakan sendok atau scoop bersih saat mengambil jahe bubuk untuk menghindari kontaminasi dan memperpanjang umur simpannya

ilustrasi jahe (pixabay.com/Janvanbizar)
ilustrasi jahe (pixabay.com/Janvanbizar)

8. Jika memungkinkan, simpan jahe bubuk dalam kulkas untuk menjaga kesegarannya lebih lama

ilustrasi jahe (pixabay.com/WebTechExperts)
ilustrasi jahe (pixabay.com/WebTechExperts)

9. Gunakan jahe bubuk secara teratur untuk mencegah stagnasi dan menjaga kualitasnya tetap prima

ilustrasi jahe (pixabay.com/Couleur)
ilustrasi jahe (pixabay.com/Couleur)

Tips-tips sederhana di atas bisa membantumu untuk memastikan ketahanan jahe bubuk tetap optimal, terhindar dari gumpalan yang mengganggu, dan bau apek yang tak diinginkan. Dengan menjaga jahe bubuk tetap dalam kondisi terbaik, maka pengalaman masak kamu pun akan semakin memuaskan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Mayang Ulfah Narimanda
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest Food Sulawesi Selatan

See More

9 Kudapan Khas Makassar dari Pisang, Enaknya Bikin Ketagihan

22 Jan 2026, 12:17 WIBFood