Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

9 Kesalahan Mengolah Jamur Ini Bikin Bau dan Teksturnya Lembek

9 Kesalahan Mengolah Jamur Ini Bikin Bau dan Teksturnya Lembek
ilustrasi jamur masak (pixabay.com/EDDIE_LEE_KR)
Intinya Sih
  • Jamur dapat diolah dengan berbagai cara, seperti digoreng tepung, ditumis gurih, dijadikan sup, atau sebagai topping bakmi.
  • Penting untuk mengetahui cara mengolah jamur yang benar agar tidak membuat olahan jamur menjadi lembek dan kurang sedap.
  • Diharapkan dengan menghindari kesalahan-kesalahan dalam mengolah jamur, kamu bisa menghasilkan hidangan yang lezat dan menggugah selera.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apakah kamu punya banyak stok jamur di kulkas? Jangan bingung bagaimana cara mengolahnya. Sebab, jamur merupakan salah satu bahan makanan yang mudah diolah dengan berbagai cara, mulai dari digoreng tepung, ditumis gurih, dijadikan sup, hingga untuk topping bakmi.

Namun sebelum itu, terlebih dahulu kamu harus mengetahui cara mengolah jamur yang benar. Pasalnya, banyak orang melakukan kesalahan-kesalahan di bawah ini yang membuat olahan jamur menjadi lembek dan masih beraoma kurang sedap. Agar tak mengalami kejadian serupa, pastikan kamu menghindarinya, ya.

1. Tidak membersihkan jamur dengan baik sehingga kotoran dan debu masih menempel. Akibatnya rasa dan aroma jamur menjadi tidak sedap

ilustrasi jamur (pixabay.com/kellyclampitt)
ilustrasi jamur (pixabay.com/kellyclampitt)

2. Mencuci jamur terlalu lama hingga membuat teksturnya lembek. Cukup bilas secara singkat dan keringkan dengan lembut

ilustrasi jamur (pixabay.com/mistyhamel0)
ilustrasi jamur (pixabay.com/mistyhamel0)

3. Memotong jamur terlalu tipis membuatnya kehilangan tekstur dan rasa. Potong dengan ketebalan yang sesuai untuk mempertahankan kelezatannya

ilustrasi jamur (pixabay.com/maxnann)
ilustrasi jamur (pixabay.com/maxnann)

4. Menggunakan panas terlalu tinggi saat memasak membuat jamur kehilangan kelembaban dan menjadi kering. Masaklah dengan api sedang

ilustrasi jamur (pixabay.com/zan00da)
ilustrasi jamur (pixabay.com/zan00da)

5. Tidak menggunakan minyak atau mentega. Padahal jamur membutuhkan lemak untuk mempertahankan kelembabannya

ilustrasi jamur (pixabay.com/kwol)
ilustrasi jamur (pixabay.com/kwol)

6. Terlalu banyak jamur dalam satu wajan bisa membuatnya sulit untuk matang dengan sempurna dan menghasilkan tekstur yang lembek

ilustrasi jamur (pixabay.com/gentinabdanurendra)
ilustrasi jamur (pixabay.com/gentinabdanurendra)

7. Memasak jamur terlalu lama bisa membuatnya kehilangan kelembaban dan menghasilkan tekstur yang karet.

ilustrasi jamur (pixabay.com/Engin_Akyurt)
ilustrasi jamur (pixabay.com/Engin_Akyurt)

8. Tak menambahkan bumbu yang cukup untuk meningkatkan rasa. Akibatnya rasa jamur menjadi hambar

ilustrasi jamur (pixabay.com/congerdesign)
ilustrasi jamur (pixabay.com/congerdesign)

9. Menyimpan jamur terlalu lama hingga membuatnya menjadi bau dan teksturnya lembek. Padahal jamur memiliki umur simpan yang terbatas

ilustrasi jamur (pixabay.com/Engin_Akyurt)
ilustrasi jamur (pixabay.com/Engin_Akyurt)

Jamur adalah bahan makanan yang lezat dan serbaguna. Tapi, mengolahnya dengan benar menjadi tantangan tersendiri. Diharapkan dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, maka kamu pun bisa mengolah jamur dengan baik dan menghasilkan hidangan yang lezat serta menggugah selera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest Food Sulawesi Selatan

See More