Performa Strikernya Dikritik, Ini Jawaban Tegas Pelatih PSM Makassar

- Pelatih PSM Makassar menegaskan bahwa capaian tim tidak hanya ditentukan oleh kontribusi para striker, tapi juga seluruh pemain di lapangan.
- Tavares mengungkap beragam kendala yang memengaruhi performa para penyerang, seperti cedera dan masalah performa.
- Hanya 31,8% dari total gol PSM dicetak oleh penyerang, sementara bek tengah juga memberi kontribusi signifikan dalam mencetak gol.
Makassar, IDN Times - Pelatih kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares, menjawab kritik atas performa para striker sepanjang putaran pertama BRI Liga 1 musim 2024/25. Ia menegaskan bahwa capaian tim tidak semata-mata ditentukan oleh kontribusi para striker, tapi juga berkat kerja keras seluruh pemain di lapangan.
"Bahkan kalau penjaga gawang berhasil mencetak gol dan membuat kami menang, saya tetap akan senang," ujarnya dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan pekan ke-17 kontra Persita Tangerang, Sabtu kemarin (28/12/2024).
"Saya tidak suka memberi tekanan yang tidak perlu ke para pemain. Harus diketahui bahwa kami adalah tim termuda di Liga 1 musim ini. Akan butuh waktu untuk membangun tim ini," sambung Tavares.
1. Beragam masalah dialami oleh para striker PSM

Meski para penyerang sering menjadi sorotan karena tugas mereka untuk mencetak gol, Tavares meminta semua pihak paham dengan kondisi tim sebenarnya. Ia mengungkap beragam kendala yang dihadapi selama beberapa bulan terakhir. Hal-hal ini disebut memengaruhi performa juru gedor Juku Eja secara langsung.
"Nermin Haljeta sebelumnya cedera dan baru kembali (dipasang sebagai starter) di laga terakhir. Tito Okello kerap absen dari pertandingan karena harus dirawat di rumah sakit. Sedangkan Adilson da Silva masih bermasalah dengan performanya," beber juru taktik asal Portugal tersebut.
2. Tavares menyebut bahwa para pemain yang bukan striker juga berperan dalam mencetak gol

Dari statistik yang dihimpun dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru, hanya ada dua dari total tujuh penyerang PSM yang berhasil mencetak gol sepanjang putaran pertama Liga 1. Ia adalah Nermin Haljeta (5 gol) dan Tito Okello (2 gol). Jumlahnya hanya 31,8 persen dari total gol Pasukan Ramang sejauh ini, yakni 22.
Di sisi lain, Tavares menegaskan pemain lain juga punya peran krusial dalam menciptakan kemelut. Ia mencontohkan bagaimana efektivitas strategi bola mati yang dijalankan. Duo bek tengah Yuran Fernandes dan Aloisio Soares tak ketinggalan ikut memberi bahaya ke gawang lawan. Kombinasi keduanya sudah melahirkan total 6 gol dan 4 asis.
3. Pelatih PSM meminta publik paham dengan kondisi yang terjadi

Tavares mengaku seluruh pemain, bahkan termasuk striker yang hanya menciptakan asis, tetap memberi sumbangsih besar pada penampilan tim. Ia paham dengan ekspektasi suporter terhadap penampilan juru gedor PSM, tapi ia meminta seluruh pihak paham dengan kondisi yang sedang dihadapi.
"Saya paham tuntutan para suporter atas penampilan striker kami, tapi inilah kenyataannya. Jadi, siapa pun yang berkontribusi dalam mencetak gol dan membuat kami menang, saya akan tetap merasa senang," pungkas pemilik lisensi UEFA Pro tersebut.


















