Kalah Lagi di Kandang, Pelatih Malut United: Ini Tanggung Jawab Saya

Makassar, IDN Times - Pelatih kepala Malut United, Imran Nahumarury, menganggap tekanan suporter yang meminta dirinya mundur usai kalah 0-1 dari Madura United sebagai wujud cinta terhadap klub. Menurutnya, desakan ini adalah bukti bahwa pendukung sangat peduli dengan performa tim.
"Bagi saya, tekanan dari suporter merupakan bentuk kecintaan mereka terhadap kami. Hal itu membuat saya senang karena saya tipikal pelatih yang tidak mau dipuji," ujar Imran dalam jumpa pers selepas laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2024/25 tersebut pada Jumat (10/1/2025) malam, seperti dilansir ANTARA.
1. Malut United terpaksa gigit jari karena gol telat tim lawan di pengujung waktu normal

Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha Ternate tersebut, Malut United harus mengakui keunggulan Madura United lewat gol tunggal Youssef Ezzejjari di menit ke-85. Ini adalah kekalahan kedua secara beruntun Naga Gamalama, sebelumnya mereka juga dibekuk Persija Jakarta di pekan ke-17.
Kubu tuan rumah sebenarnya mendominasi permainan dengan 62 persen penguasaan bola. Mereka juga melepas 14 tembakan, tapi hanya dua mengarah ke gawang lawan. Para penyerang seperti Yance Sayuri dan Junior Brandao jadi yang paling sering ciptakan peluang, tapi keberuntungan belum berpihak.
2. Para pemain disebut hilang konsentrasi pada menit-menit akhir

Imran menyebut bahwa anak asuhnya sudah menjalankan taktik sejak menit pertama. Tapi mereka kehilangan konsentrasi di pengujung waktu normal, sehingga Laskar Sape Kerrab mampu memanfaatkan peluang.
"Hasil yang tidak kami inginkan. Di awal kami bermain dengan beberapa taktikal, tetapi begitulah, lagi-lagi kami kehilangan konsentrasi dan lawan memanfaatkannya," ucap sosok 46 tahun tersebut.
"Saya tidak menyalahkan satu atau dua pemain karena itu tanggung jawab saya. Pemain sudah berjuang dan saya menghargainya," imbuh Imran.
3. Malut United belum beranjak dari posisi 12 klasemen sementara

Berbicara mewakili pemain, bek Safrudin Tahar juga merasa bahwa kekalahan kali ini lebih karena faktor keberuntungan. Ia juga meminta maaf karena gagal memberi tiga poin,
"Kami sudah menjalankan instruksi pelatih, tetapi belum beruntung. Kami minta maaf kepada para suporter atas hasil ini," ujar mantan pemain PSM Makassar tersebut.
Hasil ini membuat Malut United tak beranjak di peringkat ke-12 klasemen sementara BRI Liga 1 2024/25 dengan 22 poin. Di pekan ke-19, mereka akan bertandang ke markas Persebaya Surabaya yakni Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/1/2025) mendatang.



















