Lini Depan PSM Jadi Sorotan Sepanjang Putaran Pertama Musim Ini

Makassar, IDN Times - Sektor depan menjadi lini yang paling disorot dari PSM Makassar sepanjang putaran pertama musim 2024/25. Kurang moncernya performa para penyerang berimbas pada lepasnya banyak poin potensial. Dari 12 pertandingan sejak 20 September 2024, 8 diantaranya malah berakhir imbang.
Dari statistik yang dihimpun oleh IDN Times, Nermin Haljeta menjadi pemain PSM tersubur sejauh ini dengan koleksi 6 gol dari penampilan di seluruh kompetisi resmi. Kemudian disusul oleh Aloisio Soares dengan 5 gol, serta Daisuke Sakai - Latyr Fall yang sama-sama sudah catatkan 3 gol.
1. Dari 70 tembakan tepat sasaran, PSM Makassar cuma mencetak 22 gol

Sepanjang putaran pertama, pelatih kepala Bernardo Tavares memang kerap dipusingkan dengan perkara finishing, terutama dalam ajang BRI Liga 1 2024/25 di mana mereka saat ini menempati peringkat ke-5. Dari total 70 tembakan mengarah ke gawang, hanya 22 yang berbuah gol.
"Banyak momen atau situasi di mana kita bisa mengambil keputusan lebih baik. Sayangnya saat peluang bagus dan tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol, akan sangat sulit memenangkan pertandingan," keluh Tavares seperti dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru pada 16 November 2024.
2. Persentase gol dari shot on target PSM sangat rendah ketimbang penghuni 5 besar lainnya

Persentase shot on target menjadi gol PSM, jika dibandingkan penghuni zona 5 besar lainnya, ternyata paling rendah yaitu hanya 31,4 persen. Arema FC catatkan 46,5 persen, di saat Persija mencapai 48 persen. Persib mampu mencapai 44,4 persen, sedangkan Persebaya si pemuncak klasemen yakni 35,4 persen.
Cederanya Nermin selama hampir dua bulan memang banyak menggerus agresivitas Juku Eja. Di sisi lain, upaya Tavares menurunkan Adilson da Silva sebagai opsi alternatif ternyata tidak berjalan lancar.
Striker asal Portugal tersebut cuma mampu melepas tiga shot on target dari 13 penampilannya (532 menit) di Liga 1. Dengan kata lain, Adilson melepas satu tembakan tepat sasaran tiap 177,3 menit.
3. Performa buruk membuat Adilson da Silva dirumorkan akan segera didepak

Tak pelak, spekulasi Adilson dicoret karena performa tak maksimal menyeruak pada bursa transfer tengah musim. Dugaan ini menguat lantaran yang bersangkutan sudah tak masuk Daftar Susunan Pemain (DSP) sepanjang dua pertandingan terakhir. Pernyataan terbaru asisten pelatih Ahmad Amiruddin pun menjadi petunjuk.
"Pastinya untuk putaran kedua kami sudah mempersiapkan beberapa hal, terutama untuk materi pemain. Kita sudah menambah satu pemain lokal yaitu Karel (Ridzald). Untuk pemain asing, mungkin setelah lawan Persita kita akan evaluasi kembali," ujarnya pada 22 Desember 2024.



















