EPA 2023-24: PSM Hanya Diwakili U-18 di Babak 8 Besar

Makassar, IDN Times - Kompetisi usia muda Elite Pro Academy (EPA) 2023-24 kini sudah resmi memasuki fase delapan besar. Setelah jalani babak penyisihan grup sejak 30 September 2023 lalu, persaingan menuju gelar juara kian seru.
PSM Makassar sendiri mengirim tiga tim akademinya untuk seluruh level EPA. Masing-masing yakni U-20, U-18 dan U-16. Meski begitu, nasib ketiganya berbeda satu sama lain. Berikut ini IDN Times merangkum hasil mereka di babak penyisihan grup untuk pembaca.
1. PSM U-20 hanya bisa finis di peringkat 5 dan kumpulkan 20 poin

PSM U-20 hanya bisa finis di peringkat 5 Grup C yang berisi Bhayangkara FC, Persebaya, Bali United, Madura United dan Persik Kediri. Dari 20 pertandingan, mereka hanya bisa menang lima kali dan mengumpulkan 20 poin. Selebihnya yakni 5 laga berakhirimbang dan 10 kekalahan.
Tak sampai di situ, PSM U-20 juga menjadi tim dengan kebobolan terbanyak yakni 40 kali atau 2 gol di setiap pertandingan. Mereka bahkan digilan tujuh gol tanpa balas pada matchday terakhir melawan Bali United U-20 di Bali United Training Center Pantai Purnama, Gianyar, hari Minggu kemarin (21/1/2024).
Kendati demikian, tetap ada nama-nama yang mencuat. Sebut saja striker Rizal yang mengemas 11 gol dari 17 laga, sekaligus berada di urutan teratas daftar pencetak gol terbanyak. Lalu ada gelandang tengah Fadel Muhammad, serta duo bek tengah Muhammad Al-Qadri dan Baihaqi Rifai.
2. PSM U-18 mendapat tiket ke babak selanjutnya pada pekan-pekan terakhir

PSM U-18 bernasib lebih mujur. Mereka lolos ke babak 8 besar EPA 2023-24 dengan status sebagai peringkat tiga terbaik. Satu tiket bisa sudah digenggam sejak menang 2-0 atas Persik U-18 pada hari Minggu pekan lalu (14/1/2024). Meski masih menyisakan dua pertandingan, jumlah poin mereka susah dikejar oleh Barito Putera U-18 di Grup A.
Anak asuh Erik Saputra tersebut berhasil mengoleksi 31 poin dari 20 pertandingan. Rinciannya yakni 9 kali menang, 4 imbang dan 7 laga berakhir dengan kekalahan Ramang Muda. Mereka terpaut 8 poin dari runner-up Bhayangkara FC U-18 dan Bali United U-18 sebagai juara Grup C.
Sejumlah pemain PSM U-18 yang menjadi andalan antara lain striker Adit Wijaya Putra, dan duo gelandang Andi Mukhram Pamungkas - Hajar Aswad Hasan. Turut pula Musril dan Fakhri Al Qadri yang setia mengawal sektor belakang.
3. PSM U-16 harus melempar handuk meski sudah berjuang sekuat tenaga

PSM U-16 berjuang sekuat tenaga untuk merangsek ke tiga besar Grup C hingga pekan-pekan terakhir. Tapi, Bali United U-16 yang bermain konsisten membuat mereka dipastikan melempar handuk pada matchday ke-16, 7 Januari 2024 lalu. Saat itu, Bhayangkara FC U-16 membekuk mereka dengan skor 4-2 saat saling jajal di Stadion Jenggolo Sidoarjo.
Mereka finis di posisi empat dengan koleksi poin 30. Hanya terpaut lima angka saja dari Bali United U-16 yang lolos ke babak selanjutnya sebagai peringkat tiga terbaik. Selama fase grup, PSM U-16 mengemas 9 kemenangan dan 3 kali imbang. Sedangkan 8 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Dua penggawa PSM U-16 sendiri masuk dalam jajaran top scorer yakni Sigit Rizqullah (13 gol) dan Galih Panji Agus (9 gol). Masih ada sejumlah pemain yang ikut mencuat seperti duo gelandang Kaka Amrullah - Alifq Saputra Irfan serta bek Fatihul Alif.
Bagaimana perjuangan PSM U-18 di Babak 8 Besar EPA 2023-24? Apakah bisa melaju lebih jauh?

















