Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cerita Ramadhan Sananta di Timnas U-22, Diuji Cuaca Panas Kamboja

Cerita Ramadhan Sananta di Timnas U-22, Diuji Cuaca Panas Kamboja
Ramadhan Sananta dalam sesi latihan Indonesia U-22 di The Dream Visakha Training Camp Phnom Penh, Selasa 2 Mei 2023. (Dok. PSSI.org)

Makassar, IDN Times - Striker PSM Makassar dan Timnas Indonesia U-22, Ramadhan Sananta, memang sudah berada di Phnom Penh sejak Selasa pekan lalu (24/4/2023). Meski begitu, ia mengakui bahwa sengatan terik matahari Kamboja menjadi ujian tersendiri. Tapi Sananta enggan langsung takluk dengan cuaca.

"Pertandingan kemarin (lawan Filipina) memang sangat sulit apalagi cuaca panas sekali. Mudah-mudahan nanti kita bisa main lebih baik, dan insyaallah ingin mencetak gol," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (3/5/2023).

1. Suhu Kamboja pada siang hingga sore berkisar 35-38 derajat celcius

Ramadhan Sananta (tengah) dalam pertandingan Grup A cabor sepak bola putra SEA Games 2023 antara Indonesia versus Filipina di Olympic Stadium Phnom Penh, Sabtu 29 April 2023. (Dok. PSSI.org)
Ramadhan Sananta (tengah) dalam pertandingan Grup A cabor sepak bola putra SEA Games 2023 antara Indonesia versus Filipina di Olympic Stadium Phnom Penh, Sabtu 29 April 2023. (Dok. PSSI.org)

Suhu di Kamboja pada siang sampai sore hari, waktu mayoritas pertandingan Indonesia di babak penyisihan cabor sepak bola putra SEA Games 2023, berkisar antara 35 hingga 38 derajat celcius. Sedangkan pada malam hari turun menjadi antara 33 sampai 30 derajat celcius.

Sebagai pembanding, suhu rata-rata Makassar pada siang ke sore adalah 31 sampai 32 derajat celcius. Sedangkan suhu Jakarta, tempat pemusatan latihan Garuda Nusantara pada bulan April lalu, antara 31-33 derajat celcius.

2. Sananta mengaku sudah siap tempur untuk laga selanjutnya

Ramadhan Sananta dalam sesi latihan Indonesia U-22 di The Dream Visakha Training Camp Phnom Penh, Selasa 2 Mei 2023. (Dok. PSSI.org)
Ramadhan Sananta dalam sesi latihan Indonesia U-22 di The Dream Visakha Training Camp Phnom Penh, Selasa 2 Mei 2023. (Dok. PSSI.org)

Jelang bersua Myanmar U-22, Sananta sudah siap tempur. Dengan masa istirahat dan persiapan selama empat hari, ia mengaku dalam kondisi prima untuk berlaga. Tak cuma menantang terik matahari Kamboja di atas lapangan hijau, tapi juga melawan tim asuhan Michael Feichtenbeiner.

"Tentunya kami sangat siap, apalagi hari ini sama kemarin sudah latihan untuk melawan Myanmar. Dari segi taktik, keseluruhan tim juga sudah siap," ungkap anak muda asal Kepulauan Riau tersebut.

3. Kesulitan mencari peluang di laga sebelumnya karena menjadi target man

Para pemain Indonesia U-22 berpose jelang pertandingan Grup A cabor sepak bola putra SEA Games 2023 kontra Filipina U-22 di Olympic Stadium Phnom Penh, Sabtu 29 April 2023. (Dok. PSSI.org)
Para pemain Indonesia U-22 berpose jelang pertandingan Grup A cabor sepak bola putra SEA Games 2023 kontra Filipina U-22 di Olympic Stadium Phnom Penh, Sabtu 29 April 2023. (Dok. PSSI.org)

Di laga sebelumnya kontra Filipina U-22, Sabtu pekan lalu (29/4/2023), Ramadhan Sananta hanya bermain selama 71 menit. Ia kerap gagal memaksimalkan peluang sebab peran sebagai target man membuatnya tak berkutik dalam kawalan bek-bek lawan. Sedangkan saat bersama PSM, ia bermain lebih melebar sehingga leluasa bergerak.

Duel Indonesia U-22 kontra Myanmar U-22 berlangsung pada Kamis besok (4/5/2023) pada 17.00 WITA di Olympic Stadium Phnom Penh. Jika kembali mengantongi poin penuh, kans anak asuh Indra Sjafri untuk lolos ke semifinal akan terbuka lebar.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ach. Hidayat Alsair
Aan Pranata
Ach. Hidayat Alsair
EditorAch. Hidayat Alsair
Follow Us

Latest Sport Sulawesi Selatan

See More

5 Fakta PSM Tahan Imbang Malut United, Poin Pertama Sejak Februari

08 Mar 2026, 16:47 WIBSport