Cerita Ramadhan Sananta di Timnas U-22, Diuji Cuaca Panas Kamboja

Makassar, IDN Times - Striker PSM Makassar dan Timnas Indonesia U-22, Ramadhan Sananta, memang sudah berada di Phnom Penh sejak Selasa pekan lalu (24/4/2023). Meski begitu, ia mengakui bahwa sengatan terik matahari Kamboja menjadi ujian tersendiri. Tapi Sananta enggan langsung takluk dengan cuaca.
"Pertandingan kemarin (lawan Filipina) memang sangat sulit apalagi cuaca panas sekali. Mudah-mudahan nanti kita bisa main lebih baik, dan insyaallah ingin mencetak gol," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Rabu (3/5/2023).
1. Suhu Kamboja pada siang hingga sore berkisar 35-38 derajat celcius

Suhu di Kamboja pada siang sampai sore hari, waktu mayoritas pertandingan Indonesia di babak penyisihan cabor sepak bola putra SEA Games 2023, berkisar antara 35 hingga 38 derajat celcius. Sedangkan pada malam hari turun menjadi antara 33 sampai 30 derajat celcius.
Sebagai pembanding, suhu rata-rata Makassar pada siang ke sore adalah 31 sampai 32 derajat celcius. Sedangkan suhu Jakarta, tempat pemusatan latihan Garuda Nusantara pada bulan April lalu, antara 31-33 derajat celcius.
2. Sananta mengaku sudah siap tempur untuk laga selanjutnya

Jelang bersua Myanmar U-22, Sananta sudah siap tempur. Dengan masa istirahat dan persiapan selama empat hari, ia mengaku dalam kondisi prima untuk berlaga. Tak cuma menantang terik matahari Kamboja di atas lapangan hijau, tapi juga melawan tim asuhan Michael Feichtenbeiner.
"Tentunya kami sangat siap, apalagi hari ini sama kemarin sudah latihan untuk melawan Myanmar. Dari segi taktik, keseluruhan tim juga sudah siap," ungkap anak muda asal Kepulauan Riau tersebut.
3. Kesulitan mencari peluang di laga sebelumnya karena menjadi target man

Di laga sebelumnya kontra Filipina U-22, Sabtu pekan lalu (29/4/2023), Ramadhan Sananta hanya bermain selama 71 menit. Ia kerap gagal memaksimalkan peluang sebab peran sebagai target man membuatnya tak berkutik dalam kawalan bek-bek lawan. Sedangkan saat bersama PSM, ia bermain lebih melebar sehingga leluasa bergerak.
Duel Indonesia U-22 kontra Myanmar U-22 berlangsung pada Kamis besok (4/5/2023) pada 17.00 WITA di Olympic Stadium Phnom Penh. Jika kembali mengantongi poin penuh, kans anak asuh Indra Sjafri untuk lolos ke semifinal akan terbuka lebar.


















