Comscore Tracker

Adu Kekuatan Antar Lini PSM Makassar dan Becamex Binh Duong

Dari talenta lokal hingga legiun asing mumpuni!

Makassar, IDN Times - PSM Makassar bakal jalani laga krusial pada Rabu malam  (19/6). Di leg pertama semi final Zona Asia Tenggara AFC Cup, Wiljan Pluim dkk bakal berhadapan dengan Becamex Binh Duong di Stadion Go Dau, kota Thu Dau Mot. Sang tuan rumah boleh saja tertatih di V.League 1, namun lain ceritanya saat membahas kiprah mereka di level kontinental.

Mereka jadi pesaing serius jawara Filipina, Ceres Negros, sepanjang babak penyisihan Grup H. Persija, yang digadang bisa berbicara banyak setelah torehan mentereng di AFC Cup 2018, sukses mereka kangkangi. PSM wajib waspada dengan Becamex, terlebih mereka berstatus sebagai tim tamu.

Berikut ini IDN Times sajikan peta kekuatan dari masing-masing kubu yang akan saling berjibaku demi satu tiket ke final Zona ASEAN.

Baca Juga: Profil Becamex Binh Duong, Calon Lawan PSM di Babak Gugur AFC Cup 2019

1. Kiper: Bui Tan Truong - Rivky Mokodompit

Adu Kekuatan Antar Lini PSM Makassar dan Becamex Binh DuongFacebook.com/binhduongfc.official / Instagram.com/psm_makassar

Bui Tan Truong: 13 kali main, 23 kali kebobolam

Salah satu kiper senior di kancah V.League 1 dan menjadi bagian dari keberhasilan Becamex Binh Duong menjuarai Piala Vietnam tahun lalu. Namun musim 2019 ini berjalan sulit baginya. Cedera berimbas pada performanya yang naik turun. Belakangan, manajer Nguyen Thanh Son lebih memilih kiper kedua Tran Duc Cuong. Keputusan terbukti jitu, Becamex belum kebobolan sepanjang dua partai liga terakhir. Di laga krusial seperti ini, Truong kemungkinan harus kembali duduk manis di bangku cadangan.

Rivky Mokodompit: 16 kali main, 14 kebobolan

Rivky Mokodompit membawa catatan mentereng saat diboyong ke Vietnam. Penjaga gawang veteran tersebut belum kebobolan sepanjang tiga laga awal gelaran Liga 1 2019, lima jika digabung dengan partai pamungkas Grup H AFC Cup (vs Lao Toyota) dan leg kedua perempat final Piala Indonesia 2018/19 kontra Bhayangkara FC. Ia tentu saja berniat melanjutkan rekor clean sheet kala bersua Becamex.

2. Belakang: Ali Rabo - Abdul Rahman

Adu Kekuatan Antar Lini PSM Makassar dan Becamex Binh DuongFacebook.com/binhduongfc.official / Instagram.com/psm_makassar

Ali Rabo: 19 kali main, 1 gol

Bek tengah yang tak tergantikan di sektor belakang Becamex. Padahal Rabo baru berseragam biru kebesaran di awal musim 2018, setelah menghabiskan waktu setahun di Uni Emirat Arab bersama Masafi SC. Berbekal pengalaman di sejumlah liga Timur Tengah, ia tak kesulitan mendapat tempat utama. Namun sejak sang tandem setia Viniamin Shumeyko menepi lantaran cedera, seluruh beban kini dipikulnya seorang diri.

Abdul Rahman Sulaeman: 14 kali main

Abdul Rahman seolah nyaman bercokol di sektor belakang PSM. Sulit menggeser sosok 31 tahun ini dari skema permainan Darije Kalezic. Setelah sempat jadi sasaran kritik lantaran tampil inkonsisten, duetnya dengan Aaron Evans mulai terlihat padu dari pekan ke pekan. Yang harus diwaspadai mungkin tensi tinggi laga di kandang lawan serta mengurangi pelanggaran tak perlu.

3. Sayap: Victor Mansaray - Zulham Zamrun

Adu Kekuatan Antar Lini PSM Makassar dan Becamex Binh DuongTwitter.com/AFCCup / Instagram.com/psm_makassar

Victor Mansaray: 16 kali main, 5 gol

Saat Victor Mansaray diumumkan mendarat ke Binh Duong, sejumlah pihak langsung mengerinyitkan dahi. "Apa yang dilakukan anak jebolan Seattle Sounders di Vietnam?," begitu tanya orang-orang. Ya, ia merantau ke kompetisi Asia Tenggara di usia yang masih muda 22 tahun. Namun, Victor langsung membungkam selentingan sinis dengan penampilan apik. Bekerja di sayap kanan, pemuda kelahiran Sierra Leone ini konsisten hadirkan eksplosifitas. Intinya, dia berbahaya!

Zulham Zamrun: 14 kali main, 7 gol

Tampaknya dialah pemain tersubur PSM saat ini setelah Eero Markkanen. Rasanya tak perlu menjelaskan panjang lebar kemampuan winger 31 tahun asal Ternate ini. Lincah, daya olah bola mumpuni, tusukan berbahaya, umpan silang akurat, dan insting mematikan di kotak penalti. Besok, giliran publik Go Dau yang akan menyaksikan langsung kebolehannya.

Baca Juga: Jalan Panjang PSM Makassar dalam Merajai Sepak Bola Indonesia

4. Depan: Wander Luiz - Eero Markkanen

Adu Kekuatan Antar Lini PSM Makassar dan Becamex Binh DuongFacebook.com/binhduongfc.official / Instagram.com/psm_makassar

Wander Luiz: 17 kali main, 7 gol

Kata "wander" dalam bahasa Indonesia berarti kembara. Maknanya identik dengan mencari suasana lebih baik ketimbang sebelumnya. Nah, itu pula yang dialami Wander Luiz. Usai tiga tahun masa sulit di liga tarkam Brasil, ia memutuskan terbang ke Negeri Paman Ho mengadu nasib. Torehan apik bersama klub gurem Can Tho FC membawanya ke Binh Duong. Di rumah baru, ia menjelma sebagai Brazileiro dengan pekerjaan utama mencetak gol.

Eero Markkanen: 12 kali main, 10 gol

Keran gol Eero mendadak macet. Terakhir kali ia menjebol gawang lawan yakni pada matchday keempat Grup H AFC Cup di kandang Kaya FC-Iloilo, pertengahan April silam. Sesudahnya? Ia gagal menambah pundi gol di perempat final Piala Indonesia, kemudian menepi dengan alasan cedera. Setelah pulih sepenuhnya dari cedera punggung, sanggupkah juru gedor Timnas Finlandia itu kembali tunjukkan taji?

Topic:

  • Ach. Hidayat Alsair
  • Ita Lismawati F Malau

Just For You