Comscore Tracker

Hujan Deras dan Angin Kencang, Banyak Pohon Tumbang di Makassar 

Pohon tumbang sudah tua dan lapuk

Makassar, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar menerima laporan sejumlah pohon tumbang, akibat hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat dini hari tadi. 

"Kurang lebih ada mungkin 7 untuk saat ini laporannya yang telah ditangani oleh tim reaksi cepat (TRC-DLH)," kata Plt Kepala DLH Makassar Iman Hud kepada jurnalis, Jumat (2/4/2021).

1. Pohon tumbang umumnya jenis trambesi

Hujan Deras dan Angin Kencang, Banyak Pohon Tumbang di Makassar Ilustrasi. BPBD Maros menangani bencana. IDN Times/BPBD Maros

Iman menyebut, sejumlah titik yang dilaporkan terjadi pohon tumbang di antaranya seperti, di sekitar rumah jabatan gubernur Jalan Sungai Saddang. "Itu pohon besar, mahoni kalau tidak salah," ucapnya. 

Kemudian, di Jalan Rajawali, Jalan Dangko, Jalan Raya Pendidikan, Jalan Kompleks Pemda, Jalan Landak dan di sekitar Taman Macan. Pohon yang tumbang di sejumlah titik itu umumnya berjenis trambesi.

2. Pohon tumbang jadi perhatian khusus

Hujan Deras dan Angin Kencang, Banyak Pohon Tumbang di Makassar Ilustrasi pohon tumbang. Kondisi Stasiun Serpong setelah hancur diterjang hujan angin pada Minggu (22/12) (IDN Times/Lia Hutasoit)

Menurut Iman, kasus pohon tumbang dipicu cuaca ekstrem yang terjadi hampir setiap tahunnya, memang sudah menjadi perhatian khusus pihaknya. "Makanya peran dari petugas penebang atau pemangkas pohon itu menjadi penting," ujar Iman. 

Apalagi menurut Iman, setiap saat di musim seperti ini, DLH menampung banyak laporan dari masyarakat. Tidak sedikit dari laporan yang masuk menuntut petugas DLH untuk bergerak cepat. "Karena masyarakat kita itu mau cepat ditangani, apalagi kalau sampai menganggu arus lalu lintas," jelas Iman. 

Baca Juga: BMKG Ingatkan Masyarakat Waspadai Cuaca Buruk di Sulsel

3. Jumlah petugas dan peralatan terbatas

Hujan Deras dan Angin Kencang, Banyak Pohon Tumbang di Makassar Pohon tumbang timpa mobil di Jalan Sungai Tangka, Ujungpandang, Makassar, Jumat (3/1) / Humas Polsek Ujungpandang

Di sisi lain lanjut Iman, jumlah petugas dan peralatan yang terbatas membuat petugas cukup kewalahan. "Mereka juga ada posko dan jam piketnya. Jadi kalau bersamaan sampai tujuh itu tidak mungkin kita kerjakan dengan maksimal," ucapnya. 

Iman berharap ke depan, alat untuk memangkas pohon yang tumbang bisa disediakan di setiap posko atau kantor kecamatan. "Supaya penanganan persoalan pohon itu bisa secara menyeluruh. Karena kalau semuanya harus lewat DLH, terbatas," imbuhnya.

Baca Juga: Cuaca Buruk di Sulsel, Plt Gubernur Minta Masyarakat Waspada

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya