Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar belum meliburkan siswa sekolah meski kualitas udara di wilayah tersebut masuk kategori sangat tidak sehat. Untuk mengantisipasi dampak buruk terhadap kesehatan, sekolah hanya diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan memperbanyak kegiatan di dalam kelas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan masukan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Menurutnya, kondisi saat ini belum masuk kategori kedaruratan medis sehingga kegiatan belajar mengajar masih bisa berlangsung dengan sejumlah langkah pencegahan.
"Ini belum terjadi kedaruratan medis sehingga enggak usah dulu kita meliburkan, tetapi mengurangi aktivitas yang ada di luar ruangan untuk kegiatan-kegiatan para murid atau siswa," kata Zulkifly, Rabu (14/10/2026).
