Siswa SMP 4 Makassar Korban Bullying Dapat Pendampingan Psikologis

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar memberikan pendampingan kepada siswa SMP Negeri 4 berinisial CH yang menjadi korban bullying. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin.
Muhyiddin mengatakan Pemkot Makassar bergerak cepat menangani kasus tersebut. Pendampingan psikologis diberikan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A).
"Kita yang dampingi mereka dan psikolog. Namanya itu secara psikis, tentu kan ada pengaruhnya apapun bentuknya. Anak-anak kan kalau dalam kondisi begitu kan perlu pendampingan," kata Muhyiddin.
1. CH termasuk siswa berprestasi

Menurut Muhyiddin, pendampingan psikologis perlu untuk memulihkan kondisi psikis CH. Terlebih lagi, CH tergolong siswa berprestasi di sekolah sehingga sangat disayangkan ketika dia hendak berhenti sekolah karena di-bully.
"Kalau kita lihat dia berprestasi. Artinya, memang dari sisi lain kita melihat bahwa dia punya kekurangan fisik tapi dia punya keahlian ini luar biasa," kata Muhyiddin.
Muhyiddin mengatakan CH merupakan siswa yang aktif dan rajin di sekolah. CH bahkan sering ikut lomba mewakili sekolahnya.
"Itu yang perlu kita tangani, masa kita mau prestasinya anak langsung tiba-tiba kita hentikan padahal dia punya bakat," kata Muhyiddin.
2. Korban sempat ingin berhenti sekolah

CH sempat berkeinginan untuk berhenti sekolah karena tak tahan dirundung teman-temannya. Namun akhirnya, ibu CH menyatakan anaknya tidak ingin dipindahkan dan tetap ingin bersekolah di sana.
"Saya bilang sama orang tuanya, ini anak suatu hari bisa menjadi potensi dan dia bisa mengangkat derajat orang tuanya dengan bakat dan prestasi yang dimiliki. Cuma ini anak kita perlu dampingi. Perlu kita kawal dan berikan ruang dan pekerjaan untuk itu," kata Muhyiddin.
3. CH dipastikan tetap bersekolah di SMP 4

Muhyiddin pun memastikan CH akan tetap aman dengan bersekolah di SMP Negeri 4. Dia menegaskan bahwa semua sekolah inklusif dan menjadi hak bagi setiap anak.
"Tetap di situ, insyaallah kita akan menjaga dan bahkan mudah-mudahan dengan kejadian ini suatu pembelajaran agar lebih baik ke depan," kata Muhyiddin.



















