Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Seorang Polisi di Selayar Tewas dengan Luka Tembak
Ilustrasi. Ambulans (IDN Times/Sahrul Ramadan)

Makassar, IDN Times - Seorang anggota polisi di Polres Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berinsial MI, dikabarkan meninggal dunia dengan luka tembak di tubuhnya, Senin (19/10/2020) petang. Kapolres Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud, membenarkan kabar tersebut.

"Saat ini kami belum bisa menyimpulkan, apakah dia tembak diri, apakah kecelakaan senjatanya mungkin dia kosongkan atau seperti apa, kita juga belum tahu. Senjatanya sudah kita sita," ungkap Temmangnganro kepada jurnalis saat dikonfirmasi, Senin malam.

1. Ditemukan tewas di musala pos jaganya

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mia Amalia)

Temmangnganro mengungkapkan, berdasarkan laporan penyelidikan sementara, anggota berpangkat Bripda itu ditemukan tergeletak di musala pos jaganya. Pria 26 tahun itu, merupakan anggota dari Satuan Sabhara Polres Kepulauan Selayar. MI ditemukan pertama kali oleh rekannya yang baru saja datang setelah sempat meninggalkan pos sementara waktu.

MI ditemukan telentang bersebelahan dengan satu unit senjata jenis senapan pendek. "Di situ dia (MI) membuka lemari inventaris senjata. Nah itukan tadinya senjata itu tidak ada magazinenya, kosong. Cuman memang ada disimpankan satu (magazine) yang berisi," ungkap Temmangnganro.

2. Anggota lain sementara beraktivitas di depan Polres Selayar saat kejadian

ilustrasi pistol (IDN Times/Mardya Shakti)

Beberapa saat sebelum MI ditemukan, kata Temmangnganro, anggota lainnya sementara beraktivitas di depan polres. Sementara MI, bertugas seorang diri di dalam pos jaga karena sedang bertugas piket. MI bahkan sempat salat berjemaah dengan personel lainnya. "Ada anggota (lain) di depan lagi makan bakso," ucapnya.

Oleh rekan-rekan korban, lanjut Temmangnganro, MI juga sempat ditawari untuk makan bakso. Namun dia menolak dengan diam-diam saja. Temmangnganro menjelaskan, MI bahkan sempat melaksanakan apel pagi bersama personel lainnya. Setelah itu, rekannya sempat melihat MI membersihkan halaman polres sebelum kembali ke pos jaganya.

3. Baru kembali bertugas dalam tiga hari terakhir

Ilustrasi garis polisi (IDN Times/Prayugo Utomo)

Lebih lanjut kata Temmangnganro, MI belum sepekan ini kembali bertugas di kantor setelah menjalani perawatan akibat kecelakaan sepeda motor. "Baru tiga hari masuk. Dia sempat kecelakaan waktu Mei ke Juni. Kecelakaannya karena nabrak anjing. Dia jatuh terbentur kepalanya," terangnya.

Saat itu, kata Temmangnganro, MI luka cukup parah bahkan berapa lama tidak sadarkan diri akibat pendarahan di kepalanya. MI kemudian dirawat cukup lama di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. Setelah kondisinya dinyatakan membaik, MI kemudian kembali bertugas.

Saat ini, lanjut Temmangnganro, pihaknya sementara menyelidiki penyebab pasti tewasnya MI. Sejumlah anggota bahkan sementara dimintai keterangan seiring dengan proses olah tempat kejadian perkara. MI sendiri akan dimakamkan di kampung halamannya, di Kabupaten Gowa. "Masih kita dalami," imbuh Temmanganro.

Editorial Team

Related Article