Satu Anggota Jemaah Haji Makassar Sempat Dirawat di Sumut

Makassar, IDN Times - Seorang anggota jemaah haji asal Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sempat dirawat intensif di Deli Serdang, Sumatera Utara. Dia mengalami penurunan kesadaran dalam perjalanan pulang dari Jeddah, Arab Saudi, Jumat (5/7/2024).
Anggota jemaah bernama Judda Kamil Juni, 76 tahun, tergabung dalam kloter 15 Debarkasi Haji Makassar, yang terbang dengan Pesawat Garuda Indonesia GA 1215. Pesawat melakukan pendaratan teknis (technical landing) di Bandara Kualanamu Medan di Deli Serdang, Sumut, karena ada penumpang butuh perawatan di rumah sakit.
“Pesawat landing di Bandara Kualanamu pukul 05.43, kemudian dilakukan pemeriksaan kepada Judda Kamil Juni. Jemaah dinyatakan tidak laik untuk terbang dan dirujuk ke RSUD Amri Tambunan Deli Serdang dengan diagnosa desaturasi oksigen dan pneumonia," kata Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Zulfan Efendi.
1. Pasien kerap keluar-masuk RS di Saudi

PPIH mendapatkan informasi bahwa Judda Kamil Juni sebelumnya kerap keluar-masuk rumah sajit selama menunaikan ibadah haji di Saudi. Hingga dia mengalami penurunan kesadaran tiga jam sebelum mendarati di Bandara Kualamu.
Pasien mendapatkan perawatan intensif di RS milik Pemkab Deli Serang sejak pekan lalu. "Kami bertanggung jawab melayani setiap jamaah yang turun dari pesawat karena kondisi kesehatan. Kami melakukan pendampingan jamaah hingga dinyatakan laik terbang," ucap Zulfan.
2. Judda Kamil sudah pulih

Zulfan menerangkan, Judda Kamil Juni telah dinyatakan pulih oleh RSUD Amri Tambunan pada 8 Juli 2024. Anggota jemaah itu pun sempat diinapkan di Asrama Haji Medan sembari menunggu pemulangan ke Debarkasi Makassar.
Ia mengatakan PPIH Medan telah melayani jemaah technical landing sejak 2023. "Jika dinyatakan laik terbang dan status dari maskapai boleh berangkat, maka kita bantu mengantar jemaah ke Bandara,” ucapnya.
3. Pulang ke Debarkasi Makassar dengan kloter 23

Judda Kamil Juni akhirnya bisa kembali ke kampung halamannya usai dirawat di Medan. Dia diikutkan dalam penerbangan kloter 23, yang singgah di Bandara Kualanamu lalu tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Rabu (10/7/2024).
Kloter 23 berisi jemaah haji asal Provinsi Papua. Kepala Bidang Dokumen PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, Ali Yafid mengatakan, hingga kloter 23, jemaah haji Embarkasi Makassar yang dipulangkan berjumlah sebanyak 10.333 orang.
“Hingga saat ini jemaah embarkasi Makassar yang dipulangkan sudah lebih separuhnya, yaitu 10.333 dari 16.644 yang diberangkatkan. Tersisa 14 kloter lagi,” ungkapnya.



















