Makassar, IDN Times - Persoalan sampah di Kota Makassar memasuki fase yang makin mendesak. Volume sampah ribuan ton per hari dinilai telah melampaui kapasitas pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan, sehingga perlu perubahan sistem.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa, saat membuka Workshop Pengelolaan Sampah Organik yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar di Makassar, Rabu (17/6/2026). Kegiatan selama tiga hari itu diikuti 153 peserta para lurah se-Makassar.
Melinda mengatakan pendekatan lama yang hanya berfokus pada kumpul, angkut, dan buang sudah tidak lagi relevan. Menurutnya, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terus meningkat sementara pola produksi sampah masyarakat belum berubah secara signifikan.
“Volume sampah di Kota Makassar saat ini telah melampaui kapasitas yang dapat dikelola secara efektif dan berkelanjutan. Setiap hari, sekitar 1.000 hingga 1.200 ton sampah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kondisi ini menjadi peringatan bagi kita semua bahwa pengelolaan sampah tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara lama,” ujar Melinda.
