Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Politikus Muda PKS: Jawa Sentris Bukan Lagi Kunci Pemenangan Pilpres

Politikus Muda PKS: Jawa Sentris Bukan Lagi Kunci Pemenangan Pilpres
Politikus muda PKS Sulawesi Selatan Ismail Bachtiar. (Dok. Istimewa)

Makassar, IDN Times - Politikus muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan Ismail Bahtiar menilai keterlibatan tokoh dari kawasan Indonesia Timur akan jadi penentu kemenangan di Pemilihan Presiden tahun 2024.

Ismail, anggota DPRD Sulsel, menepis wacana yang berkembang bahwa Jawa Sentris jadi jaminan kemenangan di Pilpres. Saat ini tiga poros kandidat capres yang mengemuka semua berdarah Jawa, yaitu Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Agar bisa menang, para kandidat dianggap perlu melibatkan tokoh dari Timur.

"Menurut saya, sesungguhnya kunci kemenangan di Pilpres 2024 adalah yang menggandeng tokoh kawasan Indonesia Timur. Kita ada tokoh seperti Pak Syahrul Yasin Limpo, Andi Amran Sulaiman, Pak Sandiaga Uno dan beberapa tokoh lain," kata Ismail di Makassar, Selasa (16/5/2023).

1. Basis pendukung para kandidat capres terpusat di Jawa

Bakal Calon Presiden 2024 Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)
Bakal Calon Presiden 2024 Anies Baswedan. (IDN Times/Imam Faishal)

Bakal caleg PKS DPR RI daerah pemiliah Sulsel 2 itu menjelaskan bahwa para kandidat capres punya basis pendukung di Jawa. Baik itu Anies, Prabowo, dan Ganjar. Menurutnya, jika kandidat mengincat calon wakil presiden yang juga jadi Jawa, kekuatan untuk bisa menang di Pilpres jadi agak berat.

"Perlu diketahui bahwa momen-momen politik nasional di Indonesia banyak juga dipengaruhi oleh tokoh dari kawasan Indonesia Timur. Contoh paling konkret adalah Pak Jusuf Kalla, beliau dua kali jadi Cawapres dengan Capres yang berbeda bisa memenangkan pertarungan Pilpres," kata Ismail.

Meski begitu, Ismail menegaskan bahwa siapa pun cawapresnya dari kawasan Indonesia Timur, presidennya adalah Anies Baswedan.

2. Sulsel tak kehabisan tokoh nasional

Amran Sulaiman kembali dilantik sebagai Menteri Pertanian untuk sisa masa jabatan periode 2019-2024. (ANTARA/Ahmad Wijaya)
Amran Sulaiman kembali dilantik sebagai Menteri Pertanian untuk sisa masa jabatan periode 2019-2024. (ANTARA/Ahmad Wijaya)

Ismail mengatakan, kawasan Indonesia Timur punya banyak tokoh yang layak jadi pemimpin nasional. Khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, banyak tokoh yang bisa dipinang sebagai kandidat cawapres.

Ismail yang menjabat Kabid kepemudaan DPW PKS Sulsel menyebut sejumlah contoh, di antaranya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, eks Mentan Andi Amran Sulaiman, serta Menparekraf Sandiaga Uno yang punya darah Gorontalo.

"Ketokohan Pak SYL yang berkarir dari bawah dan sekarang jabat Menteri Pertanian, apalagi yang kita ragukan. Pak Sandi dengan kemampuan beliau saat ini membenahi dunia pariwisata kita, termasuk Pak Andi Amran kan, beliau tokoh kawasan Indonesia Timur yang punya kemampuan leadership yang kuat," ucap politikus asal Bone itu.

3. PKS usul tokoh asal Timur dampini Anies

Logo baru PKS (Dok. PKS)
Logo baru PKS (Dok. PKS)

Hal senada pernah ditegaskan oleh Ketua DPW PKS Sulsel M Amri Arsyid. Dia menyampaikan bahwa nama Andi Amran Sulaiman dan Zulkieflimansyah, Gubernur Nusa Tenggara Barat, jadi kandidat kuat usulan PKS untuk mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.

"Sebenarnya selain Pak Amran, ada juga nama Pak Zulkieflimansyah Gubernur NTB, dan sejumlah tokoh dari Maluku, yang menguat di Indonesia Timur. Inilah yang sedang kita jajaki. Tapi yang pasti, kita juga sudah komunikasi di internal PKS, khususnya beberapa DPW PKS di Indonesia Timur, dan insya Allah mereka memberikan respon yang positif,” kata Amri.

Baca berita terbaru terkait Pemilu 2024, Pilpres 2024, Pilkada 2024, Pileg 2024 di Gen Z Memilih IDN Times.

Jangan lupa sampaikan pertanyaanmu di kanal Tanya Jawab, ada hadiah uang tunai tiap bulan untuk 10 pemenang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aan Pranata
EditorAan Pranata
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Disulut Emosi, Anak di Makassar Aniaya Ibu Kandung hingga Terluka

10 Apr 2026, 13:06 WIBNews