Makassar, IDN Times - Direktur Reserse Kriminal Khusus PoldaSulawesi Selatan KombesAgustinusPangaribuan membantah soal adanya intervensi dalam penyelidikan banjir bandang di Luwu Utara.
Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulselmelontarkan dugaan polisi diintervensi selama menyelidiki banjir. Selama ini WALHI juga menyebut bencana pada 13 Juli akibat alih fungsi hutan menjadi kebun sawit di Lutra
"WALHI mungkin tidak ke tempat kejadian perkara dan tidak berkeliling hutan-hutan, menyusuri TKP, menyusuri sungai-sungai dan meneliti semua pohon tumbang dan kayu yang ada," kata Agustinus kepada IDN Times, Selasa (11/8/2020).
