Makassar, IDN Times - Perjalanan politik Munafri Arifuddin memasuki babak baru pada Oktober 2026. Setelah mengakhiri kiprahnya di Partai Golkar, Wali Kota Makassar itu kini dipercaya menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026-2031.
Perpindahan partai tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat. Munafri menyatakan mundur dari Golkar pada 5 Oktober 2026, kemudian resmi bergabung dengan Demokrat pada 8 Oktober 2026.
Dua pekan berselang, Munafri kembali mencatat babak baru dalam perjalanan politiknya. Namanya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD Demokrat Sulsel dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), Jumat (23/10/2026).
Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian keanggotaan partai. Munafri kini menghadapi tanggung jawab baru untuk membangun konsolidasi dan menata organisasi Demokrat di Sulsel, di tengah posisinya sebagai Wali Kota Makassar.
