Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perempuan di Makassar Dianiaya 4 Pria saat Pulang Nobar Piala Dunia
Perempuan kobran penganiayaan di Makassar, Sulawesi Selatan. Dok. Istimewa
  • Seorang perempuan bernama Junita dianiaya empat pria saat pulang dari nonton bareng Piala Dunia di Makassar pada Sabtu dini hari.
  • Pelaku yang berboncengan motor memukul korban dari belakang menggunakan helm hingga menyebabkan luka di kepala dan punggung.
  • Korban melapor ke polisi dan menjalani perawatan di rumah sakit, sementara pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Seorang perempuan bernama Junita diduga menjadi korban penganiayaan empat pria dalam perjalanan pulang ke rumah setelah nonton pertandingan sepak bola Piala Dunia.

Insiden itu terjadi sebelum lampu merah di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (21/6/2026) sekitar Pukul 02.20 Wita.

1. Korban tiba-tiba dipukul dari belakang

Empat terduga pelaku penganiayaan seorang perempuan di Makassar. Dok. Istimewa

Junita mengatakan, terduga pelaku saling berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka tiba-tiba datang dari arah belakang kendarannya dan langsung melayangkan pukulan.

"Selesai nobar di Hotel Claro saya mau singgah makan dengan pacarku, tiba-tiba dari belakang pelaku pukul saya dengan keras menggunakan helm," kata Junita.

2. Pacar korban sempat mengejar terduga pelaku

Wajah terduga pelaku penganiayaan seorang perempuan di Makassar. Dok. Istimewa

Usai kejadian, korban langsung menepi di salah satu kafe di sekitar TKP. Sementara pacar korban berusaha mengejar namun para pelaku sudah kabur menghilang. Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka benjol di kepala dan punggungnya.

"Saya turun dari motor dan menangis karena kaget dan kesakitan," ujarnya.

3. Korban syok dan trauma

Perempuan kobran penganiayaan di Makassar, Sulawesi Selatan. Dok. Istimewa

Korban juga langsung ke kantor polisi untuk membuat laporan kasus penganiayaan. Setelah melapor, korban ke Rumah Sakit Siloam untuk periksa.

"Saya ke RS periksa kepala dan badanku karena bengkak sampai saya harus disuntik anti nyeri karena sakit sekali. Saya juga trauma, syok dan takut," ungkapnya.

Kini, korban berharap pihak kepolisian dapat menangkap para terduga pelaku. Sementara pihak Polrestabes Makassar melalui Kasi Humas, Kompol Wahiduddin belum memberikan tanggapan terkait insiden yang dialami korban.

Editorial Team

Related Article