Pemprov Sulsel Anggarkan Rp23,57 Miliar untuk Sumur Bor Atasi Kekeringan

- Pemprov Sulawesi Selatan menganggarkan Rp23,57 miliar dalam APBD Perubahan 2026 untuk membangun 100 sumur bor guna menghadapi dampak El Nino dan kekeringan pertanian.
- DTPH-Bun Sulsel melibatkan Fakultas Teknik Unhas untuk survei geolistrik, menentukan titik pengeboran serta kedalaman sumur agar pembangunan lebih efektif.
- Petani dapat mengusulkan lokasi, tetapi titik akhir mengikuti kajian geolistrik; pemanfaatan sumur bor diprioritaskan bagi lahan sawah.
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran Rp23,57 miliar untuk pembangunan sumur bor pada APBD Perubahan 2026. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menghadapi dampak El Nino dan kekeringan terhadap lahan pertanian.
Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPH-Bun) Sulsel, Bustanul Arifin, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan 100 titik sumur bor.
"Sumur bor kali ini 100 titik, itu kita melibatkan Unhas sebagai perencana," kata Bustanul, Senin (21/9/2026).
1. Libatkan Unhas tentukan titik sumur bor

Plt Kepala DTPH-Bun Sulsel Bustanul Arifin. (IDN Times/Asrhawi Muin) Menurut Bustanul, DTPH-Bun melibatkan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk merencanakannya melalui survei geolistrik. Langkah ini bertujuan menentukan titik pengeboran sekaligus kedalaman sumur yang sesuai.
"Untuk mengefektifkan kegiatan sumur bor ini, kita melakukan perencanaan dengan melibatkan COT dari Fakultas Teknik Unhas untuk melihat geolistriknya," katanya.
2. Petani bisa usulkan lokasi sumur bor

Ilustrasi petani sedang membajak sawah di wilayah Lombok Barat, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir) Bustanul menjelaskan petani tetap dapat mengusulkan lokasi yang membutuhkan sumur bor. Namun, penentuan titik akhir hanya berdasarkan hasil kajian geolistrik.
"Petani ini hanya mengusulkan kalau kalau tampilannya tetap titik yang mau dibor, itu melalui perencanaan geolistrik tersebut," katanya.
3. Sumur bor diprioritaskan untuk lahan sawah

Ilustrasi lahan sawah mengalami kekeringan. (ANTARA FOTO/Jojon) Bustanul mengatakan sumur bor pada dasarnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sesuai petunjuk teknis. Namun, Pemprov Sulsel memprioritaskan penggunaannya untuk lahan sawah sebagai bagian dari upaya menghadapi dampak El Nino.
"Sumur bor apakah hanya untuk sawah? Sebenarnya peruntukannya untuk bisa semua. Kalau juknisnya kita lihat. Tetapi untuk efisiensi adanya dampak El Nino ini, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memfokuskan pada lahan sawah," katanya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)












![[CEK FAKTA] Viral Pamflet Ajakan Pawai LGBT di Makassar](https://image.idntimes.com/post/20260814/ilustrasi_cek-fakta2_a8733877-4830-411c-af9a-3bd587259b36.png)








