Makassar, IDN Times - Kota Makassar dan sekitarnya seperti Gowa, Maros dan Pangkep, setiap hari mengalami pemadaman listrik bergilir. Mati lampu ini menyebabkan berbagai dampak mulai dari mengganggu usaha warga, tagihan listrik yang justru naik, hingga kebakaran akibat korsleting.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch Andy Adchaminoerdin, menjelaskan kinerja beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menurun akibat terdampak kemarau panjang. Namun dia menyebut kondisi saat ini mulai berangsur normal.
"Mulai kemarin sudah mulai normal tapi saya sudah sampaikan ke Pak Wali (Wali Kota Makassar) dan jajaran bahwa kita masih dalam posisi siaga," kata Andy, usai menerima kedatangan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Senin (13/11/2023).
