Makassar, IDN Times - Pemerintah daerah di Sulawesi Selatan melonggarkan sejumlah pembatasan seiring new normal atau kenormalan baru di tengah pandemik COVID-19. Meski demikian, perekonomian di sektor perhotelan belum benar-benar pulih.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan, tingkat okupansi atau hunian hotel di Sulsel masih lesu. Kondisinya belum jauh berbeda dengan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Hunian triwulan II masih sama dengan hunian triwulan I yakni hanya rata-rata hunian di bawah 10 persen. Terbukti masih banyak hotel belum buka karena melihat (hunian) yang masih drop," kata Anggiat yang diwawancarai via Whatsapp, Selasa (4/8/2020).
