Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mendagri Diberi Gelar Kehormatan dari Pimpinan Adat Ammatoa Kajang

Mendagri Diberi Gelar Kehormatan dari Pimpinan Adat Ammatoa Kajang
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris

Bulukumba, IDN Times - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, diberi gelar adat oleh pemimpin masyarakat adat Ammatoa Kajang, di Desa Tanah Towa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (11/8/2023).

Juru bicara Ammatoa, Abdul Kahar Muslim, mengatakan, Tito diberi gelar Puto Tito Daeng Manai. Gelar tersebut menurutnya, disematkan sebagai penghormatan kepada Tito.

1. Makna gelar adat Kajang yang disematkan ke Tito

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris

Dalam bahasa lokal Konjo, jelas Kahar Muslim, Puto bermakna gelar tertinggi dalam masyarakat adat Ammatoa Kajang. Gelar itu diharap jadi doa bagi Tito agar sukses dalam kehidupan.

"Kalau Daeng Manai bermakna menanjak terus. Termasuk kariernya," katanya.

Istri Tito Karnavian, Tri Suswati, juga diberi gelar adat dari Ammatoa, yakni gelar Jaja Paccing Daeng Matanning.

"Jaja ini, gelar kehormatan tertinggi bagi perempuan. Sedangkan Paccing berarti bersih," ujar Kahar Muslim.

2. Ammatoa harap pertanian di Kajang diperhatikan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris

Dalam pertemuan dengan 26 pemangku adat Kajang, Ammatoa mengatakan bahwa masyarakat adat hidup sederhana dengan mata menyandarkan mata pencaharian sebagai petani.

"Masyarakat di sini hanya menggantungkan hidup dengan pertanian. Semoga bisa menjadi perhatian dari pemerintah," jelas Kahar Muslim menerjemahkan perkataan Ammatoa.

3. Tito janji perhatikan hutan adat Ammatoa Kajang

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian saat mengunjungi kawasan Masyarakat Adat Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (10/8/2023). IDN Times/Irwan Idris

Sementara itu, Tito Karnavian mengaku bahagia dengan penyematan gelar adat dari Ammatoa Kajang. Dia mengatakan, akan memberi perhatian untuk pelestarian hutan adat milik masyarakat Kajang. Tito menyampaikan terima kasih atas pemberian gelar adat sebagai simbol kehormatan dari budaya Adat Ammatoa.

"Sebagai pribadi yang sudah diterima sebagai warga adat, juga sebagai Menteri Dalam Negeri, tentu saya memberikan perhatian penuh akan pelestarian adat di seluruh Indonesia," kata Tito dalam sambutannya. Adat kata Tito sangat dekat dengan alam, sehingga adat menjadi salah satu pilar dalam pelestarian lingkungan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Disulut Emosi, Anak di Makassar Aniaya Ibu Kandung hingga Terluka

10 Apr 2026, 13:06 WIBNews