Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kualitas Udara Makassar Awal Pekan Ini Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 101,3
Ilustrasi udara buruk di perkotaan. (IDN Times/Halbert Caniago)

Makassar, IDN Times - Kualitas udara di Kota Makassar dan sekitarnya, Sulawesi Selatan, pada awal pekan ini masih dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan di Maros, konsentrasi partikel halus PM2.5 mencapai 101,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Senin (26/10/2026) pukul 08.00 Wita.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan konsentrasi pada tengah malam yang berada di kisaran 74 µg/m³. Grafik pemantauan BMKG memperlihatkan konsentrasi PM2.5 terus meningkat secara bertahap hingga mencapai angka tertinggi pada pukul 08.00.

PM2.5 merupakan partikel udara berukuran kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer. Ukurannya yang sangat kecil memungkinkan partikel tersebut masuk jauh ke dalam saluran pernapasan ketika terhirup.

Konsentrasi PM2.5 yang tinggi perlu diwaspadai karena dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan.

Masyarakat yang beraktivitas di Makassar dan sekitarnya disarankan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus juga dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan saat harus beraktivitas di luar rumah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article