Kebakaran di Kawasan Toko Emas Makassar, 5 Rumah Hangus

- Kebakaran terjadi di kawasan toko emas, menghanguskan 5 rumah warga.
- 25 mobil pemadam diterjunkan ke lokasi kebakaran, petugas kesulitan memadamkan api karena gang sempit.
- Tidak ada korban jiwa, api diduga berasal dari kompor warga. Proses pemadaman berlangsung selama 1 jam 30 menit.
Makassar, IDN Times - Lima rumah warga dilaporkan hangus dilalap si jago merah saat kebakaran melanda kawasan pertokoan emas di Jalan Somba Opu, Kelurahan Bulogading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi selatan, Selasa (13/1/2026).
Table of Content
1. Titik api tak jauh dari deretan toko emas

Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.10 Wita dan langsung menimbulkan kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. Petugas pemadam dan penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar sempat kesulitan memadamkan kobaran api, karena objek rumah yang terbakar berada di dalam gang sempit.
Jarak titik kebakaran juga tak jauh dari deretan toko emas, kurang dari 100 meter. Beberapa toko emas yang sangat dekat dari lokasi kebakaran tampak tutup. Namun ada juga yang menutup setengah ruko toko emasnya.
2. Sebanyak 25 mobil pemadam diterjunkan ke TKP

Kepala Dinas (Kadis) Damkarmat Makassar, Fadli Wellang mengaku menerima laporan adanya kebakaran pukul 11.19 Wita dan langsung menerjungkan 25 unit armada dari Markas Komando Damkarmat Makassar di Jl Dr Ratulangi maupun dari Posko Carester dekat TKP.
"Yang terbakar ini di pemukiman warga, kurang lebih ada lima rumah termasuk yang terdampak," kata Fadli Wellang kepada awak media, Selasa.
3. Api diduga berasal dari kompor warga

Meski menghanguskan lima rumah, Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Fadli juga menuturkan, proses pemadaman berlangsung lebih kurang 1 jam 30 menit.
"Korban luka ataupun jiwa tidak ada, nihil" jelasnya.
Ia mengaku belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kebakaran. Namun informasi yang ia peroleh sumber api diduga berasal dari kompor.
"Sampai saat ini belum ada kesimpulan penyebab kebakaran ini, tapi menurut informasi mungkin mengarah ke kompor," ujarnya.


















