Ini Lokasi, Tema dan Daftar Panelis Debat Kedua Pilgub Sulsel 2024

Makassar, IDN Times - Debat kedua calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam rangkaian Pilkada Serentak 2024 akan digelar di Hotel Claro Makassar, Minggu (10/11/2024). Debat kedua ini mengusung tema Ekonomi, Infrastruktur, dan Tata Kelola Sumber Daya Alam.
Debat ini bertujuan menggali visi, misi, serta rencana kebijakan para kandidat dalam memajukan sektor-sektor krusial bagi pembangunan dan kesejahteraan di Sulawesi Selatan. Tema debat kali ini menjadi isu penting mengingat Sulawesi Selatan memiliki potensi ekonomi besar yang perlu dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Debat kedua Pilgub Sulsel masih akan diikuti oleh pasangan calon nomor urut 1, Mohammad Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DiA) dan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) selaku pasangan calon nomor urur 2.
1. Lokasi dipindahkan ke Hotel Claro

KPU Sulsel awalnya merencanakan debat kedua ini digelar di Hote Gammara di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar. Namun KPU rupanya memindahkan lokasi debat ke Hotel Claro, Jalan AP Pettarani.
"Debat kedua kita pindahkan ke Hotel Claro, karena ada perbaikan elektrikal di Hotel Gammara. Kita gelar siang jam 14.30-16.30 WITA," kata Komisioner KPU Sulsel, Hasruddin Husain, dalam keterangan tertulis, Selasa (5/11/2024).
2. Disiarkan melalui televisi dan radio

Debat kedua ini akan disiarkan langsung melalui beberapa kanal televisi dan radio, seperti TV One, TVRI Nasional, TVRI Lokal, Radio Venus FM, RRI, Gama FM, dan Razz FM. Dengan begitu, ini memungkinkan masyarakat luas untuk ikut menyimak.
Debat dijadwalkan mulai pukul 14.30 hingga 16.30 WITA. Debat memberi kesempatan para kandidat untuk menyampaikan pendalaman visi-misi mereka dan gagasan tentang kebijakan yang akan diambil terkait tema debat.
3. Menghadirkan panelis-panelis berpengalaman

Debat ini menghadirkan panelis-panelis berpengalaman. Mereka akan memberikan pertanyaan-pertanyaan mendalam guna menggali lebih jauh pemikiran para paslon terkait ekonomi daerah, pengembangan infrastruktur, serta tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan.
Para panelis tersebut terdiri dari 7 orang yakni Muhammad Hasrul Hasan (Anggota Komisi Penyiaran Indonesia pusat), Prof Aminuddin Syam (Pemerhati Kesehatan Masyarakat/Akademisi FKM Universitas Hasanuddin), dan Nur Fadhillah Mappaselleng (Pakar Hukum/Wakil Rektor III Universitas Muslim Indonesia).
Kemudian, Prof Hasnawi Haris (Pemerhati Hukum dan Kebijakan Publik/Akademisi Universitas Negeri Makassar), Hasrullah (Pakar Komunikasi Politik/Akademisi Universitas Hasanuddin), Prof Nurliah Nurdin (Pakar Ilmu Politik/Direktur Politeknik STIA LAN Jakarta), dan Abdul Rahman Nur (Pemerhati Hukum dan Lingkungan/Akademisi Universitas Andi Djemma Palopo).


















