ilustrasi ekspor (pexels.com/Kai Pilger)
Nilai impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Provinsi Sulawesi Selatan
pada Februari 2025 mencapai US$67,04 juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar
34,95 persen bila dibandingkan nilai impor Januari 2025 yang tercatat US$49,68 juta.
Sementara itu, jika dibandingkan Februari 2024 (US$114,39 juta) nilai impor mengalami penurunan sebesar 41,39 persen.
Lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada Februari 2025 yaitu Gula dan
Kembang Gula; Olahan Makanan Hewan; Gandum-Ganduman; Mesin/Peralatan Listrik;
dan Kakao/Coklat; dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 31,25 persen;
31,03 persen; 9,55 persen; 6,95 persen; dan 6,54 persen.
Sebagian besar impor pada Februari 2025 didatangkan dari Thailand; Argentina; Tiongkok;
Brazil; dan Singapura dengan proporsi masing-masing sebesar 32,15 persen; 28,62 persen; 17,14 persen; 11,52 persen; dan 7,33 persen.
Pelabuhan Makassar adalah pelabuhan yang membongkar barang impor paling banyak
pada Februari 2025 dengan nilai US$67,01 juta atau 99,95 persen dari total nilai impor
bulan ini.
Secara kumulatif, nilai impor Sulawesi Selatan pada Januari-Februari 2025 mencapai
US$116,72 juta atau turun 45,10 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.