Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Hadapi El Nino, Pemkot Makassar segera Cari Sumber Air Baru

Hadapi El Nino, Pemkot Makassar segera Cari Sumber Air Baru
Rapat terkait dampak El Nino di kediaman Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Selasa (5/9/2023). Dok. Humas Pemkot Makassar
Share Article

Makassar, IDN Times - Fenomena El Nino yang memicu kekeringan masih terus dirasakan masyarakat. Menurut prediksi BMKG, dampak El Nino masih berlangsung hingga September 2023 ini bahkan diprediksi lebih panjang hingga akhir tahun.

Karena itu, Pemerintah Kota Makassar berupaya memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto sejak awal telah merencanakan penggunaan teknologi geolistrik untuk mencari sumber air tanah yang akan dijadikan sumur.

"Geolistrik bisa membaca PH dan volume air sebelum kita bor. Itu artinya kita lebih selektif mendapatkan air tanah," kata Danny saat rapat bersama seluruh OPD di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Selasa (5/9/2023).

1. Berbagai dampak El Nino telah dirasakan

Kondisi ketinggian air di Bendung Leko Pancing, Maros, Rabu (30/8/2023). IDN Times/Istimewa
Kondisi ketinggian air di Bendung Leko Pancing, Maros, Rabu (30/8/2023). IDN Times/Istimewa

Teknologi geolistrik merupakan metode yang paling umum digunakan dalam mengidentifikasi keberadaan air tanah d bawah permukaan. Teknologi geolistrik ini mampu menggambarkan kualitas da PH.

Dalam rapat terkait kekeringan akibat dampak El Nino itu, Danny menyampaikan bahwa memang ada beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat akibat fenomena itu. Di antaranya, penurunan debit air sumber air baku, pengelolaan, distribusi, dan penghematan air.

Di tengah musim kemarau panjang, sumber air baku di Bendung Lekopaccing bahwa mengalami penyusutan. Karena itu, pemangku kebijakan perlu alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

2. Menyegerakan pemanfaatan geolistrik

Foto hanya ilustrasi. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Foto hanya ilustrasi. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Danny pun telah mengintruksikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar untuk menyusun perencanaan terkait penggunaan metode geolistrik. Menurut Danny, semakin cepat akan lebih baik.

"Ini mesti cepat. Paling tidak kita harus bikin schadule. September harus ada titik," kata Danny. 

3. Mendata rumah warga yang terdampak kekeringan

Dilanda kekeringan, warga kompleks Nusa Tamalanrea Indah, Makassar beli air dalam jerigen, Rabu (30/8/2023). IDN Times/Asrhawi Muin
Dilanda kekeringan, warga kompleks Nusa Tamalanrea Indah, Makassar beli air dalam jerigen, Rabu (30/8/2023). IDN Times/Asrhawi Muin

Untuk program jangka pendek, Danny juga telah mengintruksikan seluruh camat untuk mendata rumah warga yang terdampak kekeringan. Ada lima kecamatan yang terdampak kekeringan. Seperti Tamalanrea, Biringkanaya, Tallo, Ujung Tanah, dan sebagian wilayah di Panakukang.

Termasuk pula dengan memanfaatkan dumptruck yang berisi tandon untuk mendistribusikan air bersih kepada  masyarakat. Kecamatan yang lain pun juga ikut mem-backup.

"Untuk sementara kita manfaatkan dumptruck, saya rasa cukup," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

Pemprov Sulsel Dorong Jalan Barombong Masuk Usulan Inpres Jalan Daerah

27 Jun 2026, 22:10 WIBNews