Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan berfoto bersama sebelum melepas kepulangan jemaah haji kloter UPG 07 (Dok. MCH 2026)
Di hadapan ratusan jemaah asal Sulawesi Selatan tersebut, Gus Irfan secara terbuka dan gentleman menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin dirasakan jemaah selama berada di Tanah Suci. Ia menyadari betul bahwa melayani ratusan ribu orang dalam rentang waktu yang panjang bukanlah tugas yang mudah.
Secara khusus, Gus Irfan menyoroti aspek pelayanan petugas di lapangan yang mungkin sempat dikeluhkan oleh sebagian jemaah. Ia meminta kebesaran hati jemaah untuk memaklumi dinamika tersebut.
"Mungkin ada petugas yang pada saat tertentu terlihat kurang ramah. Saya yakin itu bukan karena kesengajaan, melainkan karena kelelahan setelah bekerja hampir 24 jam untuk melayani jemaah. Untuk itu saya kembali memohon maaf," ujar Gus Irfan dengan nada berempati.
Meski ada beberapa catatan minor, Gus Irfan bersyukur secara umum penyelenggaraan haji tahun ini dapat berjalan lancar. Ia sangat mengapresiasi kedisiplinan dan kepatuhan para jemaah UPG-07 terhadap arahan para ketua regu, ketua rombongan, dan pimpinan kloter.
"Terima kasih atas ketertiban dan kedisiplinan Bapak-Ibu sekalian. Berkat kedisiplinan itu, seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan baik dan jemaah dapat kembali dalam keadaan utuh dan sehat," pujinya..