Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Guru Besar Unhas Ramaikan Bursa Kandidat Pilkada Makassar
Guru Besar Unhas Yusran Yusuf. (Dok. IDN Times)

Makassar, IDN Times - Sejumlah kandidat bermunculan jelang Pemilihan Kepala Daerah Makassar 2024. Sejumlah tokoh sudah mejeng melalui baliho dan spanduk serta ramai jadi pemberitaan media.

Tak hanya diramaikan tokoh politik, bursa kandidat Wali Kota Makassar diisi figur dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi. Salah satunya Guru Besar Universitas Hasanuddin Profesor Yusran Yusuf, salah satu kandidat yang mulai ramai dibicarakan.

1. Pengamat: semua orang punya hak politik

Balai Kota Makassar. IDN Times/Asrhawi Muin

Yusran Yusuf yang merupakan Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unhas tidak asing dengan situasi politik pemerintahan di Makassar. Dia bernah menjabat sebagai Pejabat Wali Kota Makassar serta ketua tim ahli Wali Kota Makassar.

Pengamat politik Unhas Andi Lukman Irwan menganggap masuknya Yusran dalam bursa kandidat sebagai hal wajar. Menurut dia, semua orang memiliki hak politik, termasuk Yusran. Apalagi Yusran punya track record mendukung.

“Memang beliau punya pengalaman sebagai mantan pejabat Wali Kota, dan tentu sudah paham bagaimana geopolitik dan pertarungan elite di Kota Makassar,” kata Lukman, Selasa (7/5/2024).

1. Pengalaman sebagai Pj Wali Kota bisa jadi modal elektoral

Pj Wali Kota Makassar Yusran Jusuf memberikan keterangan pers di Posko Gugus Tugas COVID-19 Makassar, Kamis (25/6). IDN Times/Istimewa

Berbekal dengan segudang pengalaman birokrasi, Andi Lukman meyakini Yusran Yusuf memiliki dasar pengetahuan dan pemahaman. Hal itu bisa menempatkan posisinya pada pertarungan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang akan dihelat pada November 2024.

“Pernah menjadi pejabat Wali Kota Makassar, maka masyarakat sedikit banyak sudah mengenal beliau. Itu kans yang tentu memilki pengaruh elektoral,” kata Lukman.

3. Akademisi perlu pendekatan dengan partai politik

Ilustrasi pemilu. (IDN Times/Mhd Saifullah)

Andi Lukman menyarankan kepada Yusran Yusuf agar segera melakukan pendekatan ke partai politik. Itu jika Yusran serius dan punya keinginan bertarung di Pilkada.

“Ini yang belum nampak, pendekatan ke parpol. Salah satu kunci penting beliau harus menjadi bagian dari parpol. Apalagi beliau memang sudah sangat dekat dengan sejumlah elite parpol di pusat,” tuturnya.

Editorial Team

Related Article