Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

DLHK Sulsel Waspadai Karhutla di Wilayah yang Belum Diguyur Hujan

Kota Makassar
3 min read
DLHK Sulsel Waspadai Karhutla di Wilayah yang Belum Diguyur Hujan
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulawesi Selatan, Kasman. IDN Times/Asrhawi Muin
  • DLHK Sulsel meningkatkan kewaspadaan karhutla di wilayah yang belum diguyur hujan saat El Nino, meski sejumlah kawasan termasuk Luwu Raya mulai mengalami hujan.
  • Sosialisasi pencegahan diperkuat kepada masyarakat di daerah kering untuk menekan risiko kebakaran akibat aktivitas manusia maupun faktor lain.
  • DLHK menyatakan seluruh karhutla telah ditangani bersama berbagai pihak, meski akses medan sulit menjadi kendala; warga diimbau tidak membakar lahan atau membuang puntung rokok sembarangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kewaspadaan difokuskan pada wilayah yang belum diguyur hujan di tengah fenomena El Nino.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulsel, Kasman, mengatakan sejumlah wilayah di Sulsel mulai mengalami hujan, termasuk kawasan Luwu Raya. Namun, daerah yang belum mendapat hujan masih perlu mendapat perhatian karena kondisi lahan berpotensi tetap kering dan mudah terbakar.

"Yang hujan kan kemarin masih Luwu Raya, iya sudah ada juga," kata Kasman saat diwawancarai, Selasa (12/10/2026).

  1. 1. Sosialisasi karhutla difokuskan ke wilayah yang belum hujan

    Menteri Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat usai meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan
    Menteri Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Moh Jumhur Hidayat usai meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin, (24/8/2026). (Dok. KLH)

    Kasman mengatakan sosialisasi kepada masyarakat perlu diperkuat, terutama di wilayah yang belum mengalami hujan. Edukasi ini penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, baik yang dipicu aktivitas manusia maupun faktor lainnya.

    "Yang mungkin yang perlu kita banyak sosialisasi yang masih daerah-daerah yang belum ada hujan," katanya.

    Menurut Kasman, upaya pencegahan perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran. Hal ini terutama penting saat kondisi cuaca kering.

  2. 2. Klaim seluruh karhutla sudah tertangani

    Ilustrasi karhutla api membakar lahan (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
    Ilustrasi karhutla api membakar lahan (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)

    Kasman menyebut seluruh kejadian karhutla di Sulsel telah mendapat penanganan. Upaya tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), pemerintah daerah, pemerintah pusat, hingga TNI dan Polri.

    "Dan itu juga sudah dilaksanakan teman-teman di lapangan. Penyebab terjadinya karhutla ini apa? Dan itu sudah teman-teman di lapangan mulai dari KPH, semua KPH, kemudian dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, TNI, Polri itu, itu semua sekarang berjibaku dan sekarang tidak ada karhutla di Sulsel yang tidak tertangani oleh empat tim yang ada di Sulsel, baik pemerintah itu, semua tertangani," kata Kasman.

    Akses menuju lokasi kebakaran masih menjadi kendala dalam proses pemadaman. Terutama jika titik api berada di kawasan pegunungan yang sulit dijangkau kendaraan.

    Dalam kondisi tersebut, petugas mengandalkan peralatan pemadaman yang dapat digunakan secara manual, termasuk jet shooter. Penanganan dilaksanakan dengan menyesuaikan kondisi medan dan akses menuju lokasi kebakaran.

  3. 3. Minta warga tak bakar lahan di tengah El Nino

    Ilustrasi karhutla di Sumsel (IDN Times/Rangga Erfizal)
    Ilustrasi karhutla. (IDN Times/Rangga Erfizal)

    Selain penanganan di lapangan, DLHK Sulsel mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kondisi kering di tengah fenomena El Nino dapat meningkatkan risiko kebakaran dan membuat api lebih mudah menyebar.

    "Dengan kondisi El Nino sekarang ya sedapat mungkin membuka lahan jangan membakar," kata Kasman.

    Kasman menjelaskan, karhutla tidak hanya dipicu oleh faktor alam, tetapi juga dapat terjadi akibat kelalaian manusia. Salah satunya adalah membuang puntung rokok sembarangan di area yang kering dan mudah terbakar.

    "Kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan masyarakat karena ada banyak faktor yang menyebabkan karhutla. Selain aktivitas manusia, ada faktor El Nino, iklim, dan kondisi alam. Kelalaian seperti membuang puntung rokok sembarangan juga bisa memicu kebakaran," kata Kasman.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More