Bus Trans Sulsel Uji Coba Koridor 5, Layanan Masih Gratis

- Tarif akan diberlakukan setelah uji coba
- Rencana penambahan armada
- Survei uji coba di Koridor 1 dan 2
Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perhubungan mulai menguji coba kembali layanan Bus Trans Sulsel pada Koridor 5 yang melayani rute Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea, Makassar-Kampus Teknik Unhas, Gowa. Uji coba dimulai pada Senin, 12 Januari 2026, dengan armada terbatas.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Sulsel, Setyawan Dwiharto Sutrisno, menjelaskan saat ini baru tujuh unit bus yang beroperasi dari total 15 unit yang direncanakan. Kondisi ini menyebabkan interval keberangkatan antarbus masih sekitar 30 menit.
Dia menyatakan uji coba Koridor 5 bertujuan untuk mengukur respons masyarakat terhadap layanan Bus Trans Sulsel. Kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan kembali keberadaan koridor yang sebelumnya dikelola Teman Bus Trans Mamminasata.
"Tanggapan masyarakat positif. Jadi kita juga mensosialisasikan bahwa sudah terlayaninya koridor 5," kata Setyawan, Jumat (15/1/2026).
1. Tarif akan diberlakukan setelah uji coba

Setyawan menjelaskan bahwa pemberlakuan tarif Trans Sulsel akan diterapkan setelah masa uji coba selesai. Hingga kini, belum ditetapkan tanggal pasti kapan tarif tersebut mulai diberlakukan.
"Kita juga sampaikan ke depannya akan dilakukan pembayaran pemberlakuan tarif. Harapan kita kalau semua sudah siap kita jalan (pemberlakuan tarif). Tidak ada target, harapannya Januari ini kalau sudah siap, kita jalan," katanya.
2. Rencana penambahan armada

Selama masa uji coba, beberapa penumpang menyampaikan masukan kepada Dishub Sulsel, terutama terkait percepatan layanan melalui penambahan jumlah armada. Saat ini, menurut Setyawan, tujuh unit bus yang beroperasi diberangkatkan dengan interval sekitar 30 menit per armada.
"Tapi, nanti setelah total 15 unit bus beroperasi, maka masing-masing diharapkan dapat dilepas setiap 15 menit," kata Setyawan.
3. Survei uji coba di Koridor 1 dan 2

Selain Koridor 5, Trans Sulsel juga masih disurvei untuk uji coba layanan terbatas di Koridor 1 yang melayani rute Panakkukang Square-Pelabuhan Galesong. Uji coba juga dilakukan di Koridor 2 dengan rute Unhas Tamalanrea-Stasiun KA Mandai melalui Bandara Sultan Hasanuddin.
Kehadiran Trans Sulsel di tiga koridor ini melanjutkan layanan transportasi publik yang sebelumnya disediakan Teman Bus. Layanan ini bertujuan menjaga mobilitas mahasiswa, pekerja, dan masyarakat komuter agar tetap lancar dan terhubung antarwilayah.
Adapun bus Trans Sulsel resmi diluncurkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, pada 14 Juli 2025. Peluncuran ini mencakup wilayah Mamminasata, yang meliputi Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar.


















