Makassar, IDN Times - Muhammad Al Hindawi, santri kelas 12 Pondok Pesantren Al Imam Ashim Makassar, menemukan celah keamanan pada sistem milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) serta University of Melbourne, Australia. Temuan tersebut dilaporkan melalui program resmi Vulnerability Disclosure Program (VDP) pada platform Bugcrowd.
Al Hindawi baru sekitar empat hingga lima bulan mempelajari keamanan siber (cybersecurity) secara otodidak. Kerentanan yang ditemukannya berjenis SQL Injection, yakni celah yang dapat memungkinkan manipulasi perintah pada basis data sebuah sistem.
