Angin Kencang, BPBD Makassar Terima Laporan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

Makassar, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat sejumlah laporan pohon tumbang di berbagai titik pada Sabtu (29/11/2025). Cuaca tidak stabil yang disertai angin kencang dan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disebut sebagai pemicu rangkaian insiden tersebut.
Kepala BPBD Makassar, M Fadli Tahar, melalui keterangan tertulisnya menjelaskan laporan mulai masuk sejak pagi. Tim BPBD bersama instansi terkait langsung dikerahkan untuk menangani pembersihan material pohon dan memastikan akses jalan tetap aman untuk dilalui warga.
"Kami mencatat sejumlah laporan pohon tumbang di beberapa titik di Kota Makassar hari ini. Insiden ini erat kaitannya dengan kondisi cuaca yang tidak stabil, angin kencang, serta hujan intensitas sedang hingga tinggi," kata Fadli.
1. BPBD kerahkan personel gabungan tangani pohon tumbang

Fadli juga menyampaikan personel gabungan terus bekerja di beberapa lokasi untuk menyingkirkan batang dan ranting pohon yang menghalangi jalur lalu lintas. Upaya ini bertujuan mencegah kemacetan sekaligus menghindari potensi kecelakaan.
"Tim BPBD bersama dinas terkait telah berada di lapangan sejak laporan pertama diterima untuk melakukan penanganan, pembersihan, dan memastikan jalur lalu lintas kembali aman bagi masyarakat," katanya.
2. BPBD imbau warga waspada dan segera melapor jika temukan potensi bahaya pohon tumbang

Fadli meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika berada di sekitar pepohonan besar, terutama saat cuaca berubah secara tiba-tiba. Dia juga mendorong warga segera melapor jika menemukan potensi bahaya atau insiden serupa.
"Bila melihat potensi bahaya atau kejadian serupa, segera laporkan melalui layanan 112 atau kanal resmi BPBD atau WA ke 08155112112," katanya.
3. BPBD masih mendata jumlah laporan pohon tumbang

BPBD Makassar menyatakan keselamatan warga menjadi prioritas dalam penanganan cuaca ekstrem. Koordinasi lintas instansi terus berjalan untuk meminimalkan risiko dan memastikan respons cepat terhadap laporan di lapangan.
Hingga saat ini, data yang masuk masih sementara diolah oleh petugas. Laporan di Lontara+ (Makassar Super Apps) juga terus bertambah seiring cuaca di sejumlah titik masih belum stabil.


















