6 Rumah Warga dan Gudang Ikan di Makassar Hangus Terbakar

Makassar, IDN Times - Sebanyak 7 unit bangunan di Jalan Barukang, lorong 15, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, hangus terbakar, pada Jumat (8/9/2023).
Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar, Hasanuddin mengatakan, 7 unit bangunan yang terbakar yakni 6 unit rumah tinggal warga dan 1 gudang ikan.
"Info yang diterima Damkar pukul 10.45 Wita dan personel tiba 11.00 Wita. Dalam kejadian ini juga tidak ada korban jiwa," ungkap Hasanuddin kepada jurnalis.
1. Damkar kerahkan 40 personel dan 9 unit armada

Hasanuddin menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran ini. Dalam upaya pemadaman, Damkar Makassar mengerahkan 40 personel dan 9 armada.
"Jadi pertama kita kerahkan pos dari Ujung Tanah ada 4 unit di situ, tambahan dengan kekuatan penuh dari Mako Damkar karena melihat situasi dari lokasi, jadi diluncurkan langsung dari Mako," terang Hasanuddin.
2. Warga bantu Damkar memblokade api tidak membesar

Kata Hasanuddin, saat proses pemadaman api, personel Damkar terbantu dengan hadirnya warga. Hal itu untuk memblokade api tidak meluas ke rumah lain, mengingat kondisi rumah warga Jalan Barukang yang padat.
"Dengan dibantu warga untuk gelar selang itu sangat menentukan, jadi di lokasi juga kita langsung memblok (api) dari Timur, Selatan dan Barat. Itu untuk antisipasi api tidak tersebar lagi," jelas Hasanuddin.
3. Hasanuddin sebut musim kekeringan api kecil bisa besar

Hasanuddin mengingatkan bahwa kini wilayah Makassar dilanda kemarau panjang akibat El Nino, untuk itu masyarakat diminta agar selalu memperhatikan hal-hal yang dapat jadi penyebab atau pemicu kebakaran.
"Saya kira kita sedang berada di kondisi kemarau ini dan cuaca jadi kering, untuk itu kejadian kebakaran bisa berpotensi terjadi dimana saja. Makanya kalau dipicu dari api kecil bisa jadi besar," jelas Hasanuddin.
"Dan dampak dari kekeringan akibat dari El Nino ini banyak terjadi kebakaran, kemarin itu saja dalam sehari empat kali kejadian kebakaran alang-alang, dalam data kasus kebalaran alang-alang itu dalam seminggu bisa terjadi sampai 20 kali," tambahnya.



















