Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

33 Titik Demo di Makassar, Warga Diimbau Hindari Lokasi Aksi

Kota Makassar
3 min read
33 Titik Demo di Makassar, Warga Diimbau Hindari Lokasi Aksi
Massa Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSPMI) Kota Makassar menggelar aksi unjuk rasa di Flyover Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (27/8/2026). (IDN Times/Darsil Yahya)
  • Sebanyak 33 aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Makassar dan sekitarnya pada 28 Oktober 2026. Polrestabes Makassar mengerahkan 1.936 personel untuk pengamanan dan antisipasi kemacetan.
  • Titik aksi mencakup kantor pemerintahan, ruas jalan utama, persimpangan, kawasan kampus, serta sejumlah lokasi di Gowa. Rangkaian kegiatan juga meliputi deklarasi damai, pawai, dan mimbar orasi kebangsaan.
  • Kelompok mahasiswa dan masyarakat membawa isu nasional maupun lokal, termasuk kebijakan pemerintah, korupsi, pendidikan, ketenagakerjaan, lingkungan, serta layanan publik. Polisi mengimbau warga menghindari titik aksi dan memakai jalur alternatif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Sebanyak 33 titik aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di Kota Makassar dan sekitarnya pada hari ini, Rabu (28/10/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Polrestabes Makassar menyiapkan 1.936 personel untuk mengamankan aksi dan mengantisipasi gangguan keamanan serta kemacetan lalu lintas.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Ahmad, mengatakan titik-titik aksi tersebar di sejumlah lokasi strategis. Namun, kepolisian belum dapat memetakan secara spesifik seluruh lokasi yang akan menjadi tempat berkumpulnya massa.

"Secara spesifik belum bisa dipetakan, namun ada 33 titik unjuk rasa," ujar Jafar.

  1. 1. Sejumlah kantor pemerintahan jadi titik aksi

    WhatsApp Image 2025-07-01 at 09.04.42.jpeg
    Ilustrasi Polisi (IDN Times/Ilman Nafi'an)

    Beberapa lokasi yang diperkirakan menjadi pusat konsentrasi massa antara lain Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Kantor DPRD Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel, dan kawasan flyover di Makassar.

    Berdasarkan rencana aksi yang dihimpun, demonstrasi dijadwalkan berlangsung sejak pagi hingga sore hari di sejumlah ruas jalan, persimpangan, kantor pemerintahan, dan kantor kepolisian. Lokasi yang masuk dalam rencana aksi di antaranya Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin, Jalan Urip Sumohardjo, dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

    Sejumlah kelompok mahasiswa juga menjadwalkan aksi di persimpangan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin, kawasan flyover AP Pettarani, serta sekitar Kampus Universitas Bosowa (Unibos).

    Di Kabupaten Gowa, aksi direncanakan berlangsung di Mapolresta Gowa, perempatan Pemda, dan kawasan batas kota. Selain demonstrasi, terdapat agenda deklarasi damai, pawai, dan mimbar orasi kebangsaan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

  2. 2. Mahasiswa bawa isu nasional hingga lokal

    WhatsApp Image 2025-09-01 at 12.00.01 (1).jpeg
    Ilustrasi demonstrasi. (IDN Times/Erik Alfian)

    Berbagai kelompok mahasiswa dan masyarakat berencana menyampaikan aspirasi terkait kebijakan pemerintah, penegakan hukum, pemberantasan korupsi, pemerataan pendidikan, perluasan lapangan kerja, dan perlindungan hak masyarakat.

    Isu lain yang diangkat meliputi evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Selain itu juga menyoroti persoalan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta deforestasi. Ada pula tuntutan agar karhutla ditetapkan sebagai bencana nasional.

    Untuk isu lokal, rencana aksi mencakup sorotan terhadap dugaan pertambangan ilegal, dugaan korupsi proyek, dugaan pungutan liar, pemadaman listrik bergilir, kriminalitas jalanan, dan polemik pembangunan GOR Sudiang.

    Selain itu, terdapat kelompok yang berencana menyuarakan dugaan kelalaian dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit serta meminta evaluasi pelayanan dan keselamatan pasien. Seluruh isu tersebut tercantum dalam rencana aksi yang dihimpun.

  3. 3. Polisi imbau warga hindari titik demo

    WhatsApp Image 2025-06-10 at 10.00.35.jpeg
    Kantor Polrestabes Makassar. (IDN Times/Darsil Yahya)

    AKP Jafar Ahmad mengimbau masyarakat menghindari lokasi-lokasi yang menjadi titik unjuk rasa untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan kemacetan lalu lintas.

    Masyarakat yang hendak melintas di sekitar lokasi demonstrasi diimbau memperhatikan kondisi lalu lintas dan mempertimbangkan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan. Kepolisian menyiapkan personel untuk menjaga keamanan selama rangkaian aksi berlangsung.

    "Kami mengimbau masyarakat agar menghindari titik-titik unjuk rasa sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas dan masyarakat tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasanya," katanya.

    Jafar juga berharap mahasiswa dan kelompok masyarakat yang menyampaikan aspirasi dapat melaksanakan aksi secara tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum. "Semoga adik-adik dapat menyalurkan aspirasinya dengan baik dan tetap menjaga harkamtibmas," ucapnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More