Makassar, IDN Times – Empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal tanker minyak MT Honour 25 dilaporkan masih disandera kelompok perompak bersenjata di perairan Somalia. Hingga memasuki dua bulan penyanderaan, kondisi para awak kapal disebut semakin memburuk akibat keterbatasan makanan, air bersih, serta tekanan psikologis yang terus meningkat.
Keluarga korban mengaku belum melihat adanya perkembangan signifikan dari upaya pembebasan yang dilakukan pihak terkait. Mereka juga menyoroti minimnya informasi resmi yang diterima selama para kru masih berada dalam situasi kritis di atas kapal.
