Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Mengolah Daging Kambing yang Benar agar Kelezatannya Gak Hilang

5 Tips Mengolah Daging Kambing yang Benar agar Kelezatannya Gak Hilang
ilustrasi sate kambing (pexels.com/id-id/zakhar)
Intinya Sih
  • Daging kambing tinggi protein hewani, rendah lemak, kaya zat besi, vitamin B12, zinc, dan kalium.
  • Cara mengolah daging kambing agar tidak bau prengus: lumuri dengan bumbu, baluri dengan garam, atau rendam dengan air jeruk nipis.
  • Cara membuat daging kambing empuk: merebus hingga tiga jam, tambahkan buah pepaya muda saat merebus, dan mengenali bagian-bagian daging yang cocok untuk diolah menjadi hidangan tertentu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia adalah hidangan dari olahan daging kambing. Terutama saat Iduladha setiap rumah akan mengolahnya, seperti, sate, tongseng, kari, gulai, dan semur. Dilansir Healthline, daging kambing sangat bergizi dan tinggi protein hewani, rendah lemak, kaya zat besi, vitamin B12, zinc, dan kalium.

Selain digemari, daging kambing merupakan salah daging merah baik dikonsumsi yang sedang menjalankan diet karena rendah lemak. Tentunya dalam jumlah dan cara pengolahan yang sehat dan benar. Nah, bagaimana cara mengolah daging kambing yang benar agar  kelezatannya gak hilang? Berikut lima tipsnya, yaitu

1.Daging kambing jangan dicuci agar tidak semakin bau prengus

ilustrasi daging kambing ditaburi garam (pexels.com/id-id/javon-swaby)
ilustrasi daging kambing ditaburi garam (pexels.com/id-id/javon-swaby)

Daging kambing dikenal dengan bau prengus. Dilansir Newscientist,  Bau tersebut berasal dari campuran kimia antara urine dan kelenjar aroma dekat tanduknya. Jika tidak ingin terlalu berbau prengus, saat akan mengolah daging jangan dicuci. Kamu cukup membuang lemak-lemak yang masih menempel. Selain itu dapat juga dengan cara:

• Melumuri dengan bumbu seperti, jahe, lada, bubuk kayu manis bubuk. Caranya, lumuri bumbu tersebut pada seluruh permukaan daging kambing kemudian diamkan selama satu jam.

• Baluri dengan garam pada seluruh daging selama satu jam. Setelah satu jam kamu dapat mencuci denga air bersih. Penggunaan garam selain menghilangkan bau prengus juga untuk membersihkan darah yang tersisa di daging.

• Rendam dengan air jeruk nipis yang dicampur dengan cuka atau susu. Rendam daging semalaman kemudian dicuci dengan air bersih. Dengan cara tersebut selain menghilangkan bau prengus juga membuat daging lebih empuk.

2.Rebus daging hingga empuk

ilustrasi merebus daging (pexels.com/id-id/nguyendesigner)
ilustrasi merebus daging (pexels.com/id-id/nguyendesigner)

Mengonsumsi daging tentu lebih nikmat jika empuk. Demikian juga dengan daging kambing yang sering diolah jadi gulai, semur, kari, atau tongseng. 

Agar daging yang akan diolah empuk kamu dapat merebus hingga tiga jam lamanya.  Namun, biar lebih cepat empuknya masukkan buah pepaya muda saat merebus daging tersebut. Jangan lupa untuk melukai buah pepaya sehingga keluar getah dan tutup pancinya.  Untuk mengetahui daging telah empuk kamu dapat menusuk daging dengan garpu. Setelah dirasa empuk, cuci daging dengan air bersih. Nah, kamu sudah dapat mengolahnya menjadi hidangan yang diinginkan.

3.Kenali bagian daging kambing saat akan diolah

ilustrasi daging kambing (pexels.com/id-id/mali)
ilustrasi daging kambing (pexels.com/id-id/mali)

Ketika akan membuat masakan berbahan dasar daging kambing kamu harus mengenali bagian-bagiannya terlebih dahulu. Karena daging kambing memiliki rasa dan tekstur yang unik sehingga baik untuk diolah menjadi hidangan tertentu, misal: 

Daging bagian leher, baik untuk diolah menjadi semur

Paha, daging bagian ini empuk sehingga enak diolah dengan cara dipanggang, dibakar, atau direbus.

Iga, tulang iga bisa kamu olah menjadi sop iga, atau iga bakar.

Bahu, bagian dari kambing terletak pada punuk bagian atas. Bagian ini sangat empuk sehingga cocok diolah menjadi sate dan steak.

4.Iris daging kambing dengan benar

ilustrasi memotong daging (pexels.com/id-id/cristian-rojas)
ilustrasi memotong daging (pexels.com/id-id/cristian-rojas)

Salah satu kunci agar olahan daging kambing lebih terasa empuk selain direbus adalah cara mengiris daging dengan benar. Kamu dapat memotong daging tersebut dengan cara:

• Potong daging kambing melintang atau tegak lurus dengan arah serat daging.

• Jangan memotong daging searah dengan arah serat otot karena akan membuat daging menjadi keras atau alot saat dimakan.

Selain itu cara memotong di atas dapat membantu bumbu rendaman (marinasi) lebih mudah terserap.

5.Buang air terusan

ilustrasi membuang air rebusan (pexels.com/id-id/vikki)
ilustrasi membuang air rebusan (pexels.com/id-id/vikki)

Saat merebus daging kambing dan airnya akan mendidih akan muncul busa. Buang jangan dipakai karena busa tersebut adalah reaksi kimia pecahnya protein dalam daging karena pemanasan. Jika ingin membuat kuah atau kaldu untuk masakanmu, daging yang direbus tadi dapat kamu rebus kembali dengan air yang baru. Maka kuah masakanmu akan bersih dan terbebas dari bau.

Nah, sudah tahu, ya, cara mengolah daging kambing yang benar. Jangan sampai karena salah dalam mengolah yang akan merusak kenikmatan dan kelezat saat mengonsumsinya. Perlu diingat daging kambing memang bergizi dan dapat dinikmati walau sedang diet. Namun, jangan berlebihan, ya. Apakah sudah ada rencana daging kambingmu akan diolah jadi hidangan apa saat Iduladha nanti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
EditorIrwan Idris
Follow Us

Latest Food Sulawesi Selatan

See More