Rekap Transfer Tengah Musim Malut United: Cuma Datangkan 2 Pemain Baru

- Malut United fokus pada penyesuaian minor demi menjaga keseimbangan skuat di bursa transfer tengah musim BRI Super League 2025/2026.
- Hanya dua pemain baru yang didatangkan, termasuk gelandang Brasil Lucas Cardoso dan gelandang lokal berpengalaman Rizky Pellu.
- Enam pemain Malut United dipinjamkan ke klub lain untuk menambah pengalaman dan kualitas mereka, sementara manajemen berharap komposisi tim menjadi lebih solid dan fokus.
Makassar, IDN Times - Malut United mengambil langkah strategis yang menarik perhatian dalam bursa transfer tengah musim BRI Super League 2025/2026. Alih-alih melakukan perombakan besar, anak asuh Hendri Susilo tersebut memilih fokus pada penyesuaian minor demi menjaga keseimbangan skuat. Hal ini ditempuh demi menjaga momentum tim yang saat ini tengah bersaing ketat di papan atas klasemen sementara.
Tanpa banyak penyesuaikan, alhasil hanya ada dua pemain asing baru yang didatangkan Malut United sepanjang Januari-Februari 2026. Tapi, mereka melakukan perampungan materi pemain dengan meminjamkan enam penggawanya ke beberapa klub, mulai dari sesama kontestan Super League hingga Championship. Berikut IDN Times menyuguhkan rekap singkat aktivitas transfer tim yang berbasis di Ternate tersebut sepanjang periode Januari-Februari 2026.
1. Selain Lucas Cardoso asal Brasil, Malut United juga merekrut gelandang veteran Rizky Pellu

Malut United hanya mendatangkan satu pemain asing. Ia adalah Lucas Cardoso, gelandang kreatif asal Brasil yang sebeumnya memperkuat klub Bulgaria, PFK Dobrudzha Dobrich. Pemain berusia 29 tahun ini diharapkan mampu menjadi motor serangan baru dan memberi warna berbeda di lini tengah Laskar Kie Raha. Kehadiran Cardoso dianggap sebagai kepingan pelengkap demi mendongkrak daya gedor tim di putaran kedua. Lucas pun sudah tampil sebanyak dua kali di Super League.
Selain talenta asing, mereka juga mendatangkan gelandang lokal berpengalaman yakni Rizky Pellu. Pemain kelahiran Tulehu ini akhirnya kembali mendapat klub, sekaligus lanjutkan proses pemulihan cedera panjang di bawah pengawasan tim medis klub. Kehadiran jebolan program SAD Uruguay tersebut tidak hanya menambah opsi taktis bagi pelatih, tapi juga menambah aspek kepemimpinan dan mentalitas di dalam ruang ganti.
2. Total ada enam pemain yang dipinjamkan ke klub lain hingga akhir musim, salah satunya winger Riyan Ardiansyah

Total ada enam pemain yang dilepas Malut United dengan status pinjaman. Bek tengah asal Spanyol, Chechu Meneses, dipinjamkan ke Persik Kediri hingga akhir musim 2025/2026. Sedangkan Brasileiro lainnya, Vico Duarte yang berposisi penyerang, menuju Dewa United di sisa musim.
Penyerang muda Rifael Salmon akan menimba pengalaman lebih banyak bersama Persiku Kudus di kasta kedua. Kemudian duo talenta lokal, Riki Togubu dan Ahmad Wadil, juga masuk dalam daftar pemain yang dipinjamkan, dengan PSMS Medan sebagai pelabuhan baru mereka.
Kejutan terjadi di lini sayap saat Riyan Ardiansyah dilepas untuk memperkuat Persebaya Surabaya hingga akhir musim. Hal tersebut diumumkan pada Senin (9/2/2026) lalu. Peminjaman enam pemain ini diharap mampu memberi dampak positif pada mereka. Manajemen berharap setelah masa peminjaman selesai, kualitas dan mental bertanding mereka sudah jauh lebih matang untuk bersaing di level tertinggi.
3. Perubahan minor demi menjaga laju Laskar Kie Raha yang saat ini bertengger di papan atas klasemen sementara

Secara keseluruhan, aktivitas transfer Malut United di paruh musim mencerminkan ambisi yang terukur untuk tetap berada di jalur perebutan juara. Dengan masuknya Cardoso dan Pellu, serta perampingan skuat yang efisien, Laskar Kie Raha kini memiliki komposisi yang lebih solid dan fokus.
Tak pelak, kini beban pembuktian berada di tangan Hendri Susilo untuk meramu seluruh pemain dalam timnya agar mampu konsisten hingga akhir musim nanti. Malut United sedang duduki peringkat 4 klasemen sementara dengan koleksi 37 poin, berjarak 10 angka dari Persib Bandung yang nyaman bertengger di puncak.
















