Profil Ardiansyah Nur, Putra Makassar Andalan Timnas Futsal Indonesia

- Ardiansyah Nur, pemain futsal asal Makassar, menjadi salah satu pilar penting di Timnas Futsal Indonesia.
- Meraih kesuksesan di level klub dan internasional, termasuk membantu Timnas Futsal Indonesia meraih emas di SEA Games 2025.
- Anca yakin Indonesia bisa mencetak sejarah saat berjumpa Iran di final Piala Asia Futsal meski harus berhadapan dengan tim yang sudah juara sebanyak 13 kali.
Makassar, IDN Times - Timnas futsal Indonesia berada di ambang sejarah. Sejak pertama kali dibentuk pada tahun 2002, mereka untuk pertama kalinya menembus final Piala Asia Futsal. Kemenangan 5-3 atas Jepang membuat mereka melaju ke partai pamungkas AFC Futsal Asian Cup 2026 untuk menantang Iran, raksasa futsal Asia, dalam final yang digelar dI Jakarta pada Sabtu (7/2/2026) malam ini.
Dalam skuat tim asuhan Hector Souto tersebut, terdapat satu pemain berdarah Makassar yang menjadi pilar penting. Namanya adalah Ardiansyah Nur, penggawa yang sudah malang melintang di kancah futsal nasional. Berikut ini IDN Times menyajikan profil singkatnya.
1. Karier Ardiansyah Nur (kiri) meroket setelah memperkuat klub Black Steel FC

Lahir pada 27 Agustus 1997, Anca (sapaan akrabnya) merupakan putra asli Makassar, Sulawesi Selatan. Ia berposisi sebagai anchor yang bertugas pmengatur ritme pertandingan saat bertahan atau menyerang. Turut pula flank yang membuatnya beroperasi di sisi sayap.
Alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini mengawali karier profesional bersama Antam FC. Tapi, namanya mulai berkibar sejak memperkuat klub Black Steel FC sejak tahun 2018. Selama menjadi bagian dari klub yang berbasis di Papua tersebut, ia sudah meraih dua trofi yakni Pro Futsal League (PFL) edisi 2020 dan Kejuaraan Futsal Klub 2023.
2. Ikut andil dalam keberhasilan Timnas Futsal Indonesia meraih emas di SEA Games 2025

Karier Anca di level internasional sendiri dimulai nyaris satu dekade lalu. Ia pertama kali mengenakan seragam Merah Putih pada tahun 2017 dalam ajang AFC Futsal U-20 Championship. Berlangsung di Bangkok, ibu kota Thailand, Indonesia melaju ke perempat final setelah menjadi pemuncak klasemen fase grup. Sayangnya, mereka langsung takluk oleh tuan rumah di babak gugur.
Tahun lalu, Anca turut andil dalam keberhasilan meraih medali emas cabang olahraga (cabor) futsal putra SEA Games 2025. Berlangsung dalam format setengah kompetisi, mereka keluar sebagai juara setelah finis di puncak klasemen dengan perbedaan selisih gol dengan Thailand. Ini adalah emas pertama dari cabor tersebut sejak SEA Games Vietnam 2010.
3. Anca yakin Indonesia bisa mencetak sejarah saat berjumpa Iran di final Piala Asia Futsal

Status sebagai juara SEA Games 2025 Thailand menjadi modal bagi Anca dan kawan-kawan di turnamen tingkat Asia. Sejak babak penyisihan grup, ia sudah menyumbang tiga gol. Meski harus berhadapan dengan Iran yang sudah juara sebanyak 13 kali, putra Makassar itu tetap percaya diri bisa berbicara banyak melawan sang raksasa.
"Kita fokus recovery, dan kita usaha apa pun. Sayang kan kalau gak juara," ungkap pemilik nomor punggung 8 itu setelah sukses menekuk Jepang di semifinal yang berlangsung di Indonesia Arena Jakarta pada Kamis (5/2/2026) lalu, seperti dilansir oleh ANTARA.
Apakah Anca dan kawan-kawan bisa memberi kejutan di laga pamungkas? Patut ditunggu!

















