Alarm Bahaya! PSM Kalah 5 Kali Beruntun, Degradasi Mulai Mengancam

- PSM Makassar alami kalah 5 kali beruntun, dan belum pernah menang sejak Desember 2025.
- Pelatih Tomas Trucha mengakui tekanan tinggi dari tuan rumah dan kesalahan lini belakang.
- PSM tertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 19 poin, rawan degradasi jika tren negatif berlanjut.
Makassar, IDN Times - PSM Makassar kini berada dalam situasi darurat setelah menelan kekalahan kelima secara beruntun di kompetisi BRI Super League 2025/2026. Tren negatif ini mencapai puncaknya saat mereka takluk 2-0 di tangan tim papan bawah, Persijap Jepara, pada Sabtu (24/1/2026) malam.
Kekalahan di Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut seolah menjadi tamparan keras bagi skuat asuhan Tomas Trucha pada pekan ke-18 sekaligus pembuka putaran kedua kompetisi. Hasil minor memperpanjang deretan kegagalan tim dalam meraih poin sejak Desember 2025 lalu, dan terus berlanjut di awal tahun 2026.
1. Kesalahan fatal di lini belakang harus dibayar mahal saat berjumpa Persijap

Pelatih kepala PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui bahwa jalannya pertandingan melawan Laskar Kalinyamat tidak sesuai dengan rencana akibat tekanan tinggi dari tuan rumah. "Sudah saya bilang (di jumpa pers pra-pertandingan) sebelumnya bahwa laga ini tidak mudah bagi kita. Sebab ada dua tim yang betul-betul ingin mendapat poin di laga ini," ujar pelatih asal Ceko tersebut di hadapan awak media.
Juru taktik asal Republik Ceko tersebut sangat menyesali gol cepat lawan yang lahir akibat ketidakmampuan lini belakang dalam mengantisipasi serangan secara bersih. "Harusnya bola bisa disapu langsung, tapi situasi tersebut terjadi. Kejadian serupa terulang kembali pada gol kedua," ungkapnya dengan nada kecewa.
2. Hasil ini membuat anak asuh Tomas Trucha hanya berjarak 10 poin dari zona merah

Kekalahan beruntun ini membuat PSM tertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 19 poin, sebuah pencapaian yang jauh dari ekspektasi awal musim. Dengan selisih yang hanya berjarak 10 angka dari zona degradasi, selisih poin tersebut sangat rawan terkejar jika rival di papan bawah mulai meraih hasil positif.
Rekrutan di bursa transfer tengah musim sangat memengaruhi situasi papan bawah. Dan hal tersebut sudah ditunjukkan oleh Persijap yang langsung menurunkan 4 pemain baru sejak awal pertandingan. Situasi genting ini memaksa Juku Eja tidak hanya harus memutus tren kekalahan, tapi juga wajib mengamankan poin penuh di laga-laga berikutnya demi menjauh dari ancaman turun kasta.
3. Juku Eja diharap bisa bangkit saat menjamu Semen Padang pada 2 Februari mendatang

Kendati dihantam kritik akibat rekor lima kekalahan beruntun, Trucha tetap coba menumbuhkan optimisme di dalam ruang ganti tim. "Hasilnya memang tidak bagus untuk kita, tapi akan selalu ada pertandingan selanjutnya untuk membalikkan keadaan," tegas eks pelatih Penang FC tersebut menanggapi situasi sulit ini.
Di pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026, PSM Makassar akan menghadapi penghuni papan bawah lainnya yakni Semen Padang. Berlangsung di Stadion B.J. Habibie Parepare pada Senin (2/2/2026) pekan depan, tren negatif yang menggelayuti tim tamu bisa dimanfaatkan. Kabau Sirah sendiri belum pernah menang dalam empat laga terakhir, dengan hasil terbaru yakni imbang 3-3 melawan Bali United pada Sabtu (24/1/2026) kemarin.

















