Profil Sheriddin Boboev, Pilar Timnas Tajikistan Rekrutan Baru PSM

- Sheriddin Boboev jalani debut di PSM Makassar melawan PSBS Biak pada laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026, 8 Februari 2026 lalu.
- Boboev memiliki pengalaman bermain di klub-klub Asia Tengah dan Malaysia sebelum bergabung dengan PSM Makassar.
- Pelatih Tomas Trucha yakin Boboev akan memberi dimensi baru dalam skema serangan balik cepat yang sering diterapkan oleh PSM Makassar.
Makassar, IDN Times - Dalam laga melawan PSBS Biak pada hari Minggu (8/2/2026) lalu, PSM Makassar turut memberi kesempatan debut pada salah satu rekrutan terbaru dari bursa transfer tengah musim. Ia adalah Sheriddin Boboev yang berposisi sebagai penyerang. Turun pada menit ke-58 mengganti Jacques Themopele, Boboev cuma tercatat melakukan 5 operan. Tapi, sang pemain agaknya ditugaskan membantu pertahanan. Boboev turut catatkan sekali intersep, satu tekel sukses dan satu ball recovery.
Masih berusia 26 tahun, pemain asal Tajikistan tersebut sebenarnya sudah malang melintang di sepak bola Asia Tengah. Tidak hanya di tingkat klub, ia juga memiliki pengalaman berlaga di tingkat internasional. Seperti apa sepak terjangnya sebelum digaet oleh PSM Makassar? Berikut ini IDN Times menyusun profil singkat Sheriddin Boboev seperti dihimpun dari berbagai sumber.
1. Memulai karier bersama klub papan atas Tajikistan, FC Istiklol, dan langsung mendapat sederet trofi

Sheriddin Boboev lahir di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, pada 21 April 1999. Klub profesional pertama dalam kariernya adalah FC Istiklol, tim raksasa yang mendominasi kancah sepak bola Tajikistan, pada tahun 2015. Tapi, usianya yang masih 16 tahun membuatnya lebih banyak tampil di tim junior. Melihat sang pemain memiliki potensi, ia dipinjamkan ke sesama tim kasta teratas yakni Barkchi Hisor di musim 2017. Bersama Barkchi, dirinya tampil sebanyak 20 kali dan menyumbang 5 gol.
Januari 2018, Boboev kembali dari masa peminjaman dan akhirnya mendapat tempat di tim inti FC Istiklol. Ia memperkuat klub berjuluk The Lions tersebut hingga Januari 2021. Sederet trofi domestik diraihnya sepanjang periode 2018 hingga 2021. Antara lain tiga kali juara Tajikistan Top League (2018, 2019, 2020) lalu dua kali Tajikistan Cup (2018, 2019), ditambah dua kali Tajik Supercup (2018 dan 2020). Lebih jauh, Boboev turut merasakan sengitnya kompetisi tingkat Asia dengan tampil dalam tiga edisi AFC Cup, ajang kontinental yang kini bernama AFC Champions League Two. Ia tampil di tiga edisi yakni 2018, 2019 serta 2020 (yang berhenti di tengah jalan akibat pandemi COVID-19).
2. Sempat merantau di beberapa negara, termasuk Malaysia pada musim 2021 bersama Penang FC

Tiga musim menjadi bagian integral Istiklol, Boboev memutuskan untuk merantau. Negara tujuan pertamanya adalah Malaysia, dengan memperkuat Penang FC dari Januari 2021 hingga Maret 2022. Bersama Penang FC yang saat itu diasuh oleh Tomas Trucha (pelatih PSM Makassar sekarang), ia tampil reguler yakni sebanyak 22 kali di ajang Liga Super Malaysia. Bersama Harimau Kumbang, Boboev juga menyumbang 6 gol dan 4 asis.
Masuk musim 2022, pemilik postur 1,82 meter tersebut melanjutkan perjalanannya sebagai journeyman alias pengelana. Ia memperkuat FC Maktaraal di Kazakhstan (Maret-Agustus 2022), lalu menyeberang ke Iran sebagai pemain Sanat Naft Abadan FC (2022-2023). Sempat berstatus tanpa klub dari Juli 2023 hingga Februari 2024, Boboev memutuskan kembali ke Tajikistan dengan merumput bersama Khosilot Fakhor (Februari 2024-Januari 2025) dan Ravshan Kulob (Januari 2025-Februari 2026). Prestasi terbaiknya dari periode 2021 hingga sebelum hengkang ke PSM pada Februari 2026 adalah finis sebagai peringkat 3 Liga Super Malaysia musim 2021.
3. Kini digadang-gadang sebagai jawaban atas masalah agresivitas lini depan Pasukan Ramang

Pemain yang nilai pasarnya ditaksir mencapai Rp4,35 miliar ini juga dikenal sebagai langganan Timnas Tajikistan di berbagai kelompok umur hingga level senior. Ia tercatat telah mengoleksi 27 caps internasional dan mencetak 3 gol sejak lakoni debut di usia 18 tahun pada 2017. Terakhir kali Boboev tampil bersama Tajikistan yakni di partai Grup A Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Timor Leste pada November 2025.
Pelatih kepala Tomas Trucha sendiri yakin Boboev akan memberi dimensi baru dalam skema serangan balik cepat yang sering diterapkan Juku Eja. Debut singkatnya saat menang atas PSBS Biak menunjukkan potensi besar yang dimiliki pemain bernomor punggung 99 ini. Suporter pun menanti gol perdana Boboev saat PSM menjamu tim bertabur bintang Dewa United di Stadion Gelora B.J. Habibie Parepare pada Sabtu (14/2/2026) mendatang.

















