PSM Takluk 0-1 dari Madura United, Kalezic Soroti Finishing Buruk

- PSM Makassar kalah 0-1 dari Madura United pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027, memutus tren positif meski mendominasi pertandingan selama 80 menit.
- PSM mencatat 23 peluang dan lima tembakan tepat sasaran, tetapi gagal mencetak gol, termasuk penalti Stevan Jevtoski yang ditepis Angga Saputra.
- Kekalahan membuat PSM turun ke peringkat 13 dengan sembilan poin; Darije Kalezic menjanjikan evaluasi finishing, sementara Rizky Eka meminta maaf kepada suporter.
Makassar, IDN Times - Meski tampil dominan, tren positif PSM Makassar putus setelah takluk 0-1 dari tim tamu Madura United dalam laga pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Sabtu (31/10/2026) sore. Pelatih PSM, Darije Kalezic, menyoroti penyelesaian akhir yang masih jauh dari harapan.
"Para pemain tampil dengan energi yang bagus, kita mendominasi pertandingan 80 menit dari 90 menit yang ada," ujar Kalezic dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
"Kami mendapatkan penalti, tapi kami tidak bisa mencetak gol. Ini sangat sulit untuk dipercaya, kami tidak bisa memanfaatkannya," ungkap pelatih berpaspor Bosnia-Herzegovina tersebut.
1. PSM catatkan 5 shot on target tapi tidak ada yang berbuah gol

Salah satu momen pertandingan pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027 antara PSM Makassar melawan Madura United yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada 31 Oktober 2026. (instagram.com/psm_makassar) Setelah tertinggal lewat gol cepat Iran Junior, PSM memiliki sejumlah peluang emas yang sayangnya urung menjadi gol. Salah satunya adalah penalti Stevan Jevtoski pada menit ke-23 yang berhasil ditepis kiper Madura United, Angga Saputra. Bola rebound sempat disundul oleh Luka Bulatovic, tetapi masih menyamping dari sasaran.
Menurut statistik, PSM menguasai 53 persen aliran bola di saat Madura United hanya kebagian 47 persen. Namun, tim tamu mampu bermain lebih efektif dan memaksimalkan peluang. Laskar Sape Kerrab hanya catatkan 1 shot on target dari total 8 percobaan. Sedangkan Juku Eja bukukan 5 tembakan tepat sasaran dari 23 peluang.
2. Pahami kekecewaan suporter, Kalezic janjikan segera lakukan evaluasi

Salah satu momen pertandingan pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027 antara PSM Makassar melawan Madura United yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada 31 Oktober 2026. (instagram.com/psm_makassar) Meski kecewa dengan hasil tersebut, Kalezic tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja para pemain di lapangan. Terkait adanya luapan emosi dari para suporter usai pertandingan, pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu mengaku sangat memaklumi hal tersebut.
"Saya mengerti fans kecewa, karena suporter adalah bagian dari PSM Makassar. Mungkin karena kita tak terkalahkan di tiga pertandingan sebelumnya, ekspektasi menjadi lebih tinggi," jelas Kalezic. Ia menegaskan akan segera menggeber evaluasi fokus memperbaiki masalah penyelesaian akhir demi menjaga konsistensi visi permainan tim ke depannya.
3. PSM turun ke peringkat 13 klasemen sementara sebab baru memperoleh 9 poin

Salah satu momen pertandingan pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027 antara PSM Makassar melawan Madura United yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada 31 Oktober 2026. (instagram.com/psm_makassar) Mewakili rekan-rekan setimnya, penyerang sayap PSM, Rizky Eka Pratama, menyampaikan permohonan maaf kepada suporter karena tidak tampil maksimal di pertandingan ini. Ia tidak menampik bahwa padatnya jadwal pertandingan memberi dampak pada level kebugaran serta fokus pemain. Kendati demikian, Rizky Eka berjanji akan bangkit di laga selanjutnya.
"Siapapun lawannya, insyaallah kita akan bekerja keras, kita memberikan segalanya buat tim ini," ungkap Rizky Eka dengan penuh tekad.
Hasil negatif membuat PSM Makassar turut ke peringkat 13 klasemen sementara BRI Super League 2026/2027, menempel ketat Borneo FC (12) dan Arema FC (11) yang sama-sama sudah mengoleksi 9 poin. Selanjutnya, anak asuh Darije Kalezic akan melakoni laga pembuka Grup K League Cup 2026/2027 melawan De Red FC yang berlangsung di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, pada Selasa (3/11/2026) mendatang.

















