Dari Rasjid Dahlan ke Rizky Eka: Para Pemain PSM yang Juara di Timnas

Rizky Eka Pratama masuk skuat Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026, meski hanya berada di bangku cadangan dalam empat laga, termasuk final melawan Thailand.
Tradisi pemain PSM membawa Timnas meraih trofi dimulai pada 1961 melalui Harry Tjong, Rasjid Dahlan, Manan, dan Frans Jo di Aga Khan Gold Cup serta Merdeka Tournament.
Sejumlah pemain PSM melanjutkan raihan internasional, termasuk Solong Haja, Muhammad Basri, Hafid Sijaya, Ronny Pattinasarany, Bima Sakti, dan Kurniawan Dwi Yulianto.
Makassar, IDN Times - Rizky Eka Pratama resmi menyejajarkan namanya dengan deretan legenda PSM Makassar setelah masuk dalam skuat Timnas Indonesia yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Kendati demikian, winger lincah Pasukan Ramang tersebut hanya menjadi penonton dari bangku cadangan di empat pertandingan secara beruntu. Ini termasuk saat Merah Putih menundukkan Thailand lewat drama adu penalti pada laga final menegangkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/1/2026) kemarin.
Meski menit bermainnya di bawah komando John Herdman masih minim, keberhasilan merengkuh trofi FIFA ASEAN Cup tetap mengukuhkan nama Rizky Eka ke dalam buku sejarah. Ia menjadi penggawa terbaru Juku Eja yang sanggup membawa pulang trofi juara turnamen antarnegara, meneruskan tradisi sejak enam dekade silam.
1. Empat pemain PSM membawa Timnas menjuarai dua turnamen internasional pada 1961

ilustrasi pertandingan sepak bola (pexels.com/Pixabay) Tradisi tersebut diawali pada 1961 saat empat pemain PSM masuk dalam generasi awal pembawa kejayaan Indonesia di tingkat internasional. Mereka adalah Harry Tjong (kiper), Rasjid Dahlan (gelandang), Manan (gelandang) dan Frans Jo (penyerang). Dalam tempo hanya setahun, keempatnya memboyong dua piala bergengsi Asia sekaligus. Masing-masing adalah Aga Khan Gold Cup di Pakistan dan Merdeka Tournament di Malaysia.
Tren positif berlanjut setahun kemudian pada 1962. Giliran Solong Haja yang dipilih oleh pelatih legendaris Timnas Indonesia, Antun "Toni" Pogacnik, masuk ke skuat Garuda. Hasilnya, salah satu tandem Ramang di PSM Makassar tersebut mengantar Indonesia mempertahankan gelar di Merdeka Tournament.
2. Legenda PSM, Ronny Pattinasarany, membawa Timnas meraih dua trofi turnamen internasional pada 1972

ilustrasi pertandingan sepak bola (unsplash.com/Vladislav Igumnov) Reputasi pemain PSM di kancah internasional terus menanjak pada akhir dekade 1960-an dan awal 1970-an. Pada 1968, giliran Muhammad Basri dan Hafid Sijaya yang mengharumkan nama Indonesia usai membawa Timnas menjuarai King's Cup di Thailand. Dua bek tersebut menaklukkan Burma (kini Myanmar), salah satu tim kuat di Asia saat itu, dengan skor 1-0 pada laga final.
Empat tahun berselang, tepatnya pada 1972, giliran maestro lapangan tengah, Ronny Pattinasarany, yang unjuk gigi. Di bawah asuhan duo pelatih Endang Witarsa dan Djamiat Dalhar, Ronny turut mempersembahkan trofi dari dua ajang sekaligus yakni Pesta Sukan Singapura dan Jakarta Anniversary Tournament.
3. Rizky Eka masuk dalam daftar elit ini sebagai pemain Timnas yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain Timnas Indonesia mengangkat piala FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/Lmo/rwa.) Memasuki era milenium baru pada tahun 2000, hegemoni bintang Juku Eja di level internasional kembali berpijar pada ajang Piala Kemerdekaan. Timnas Indonesia yang kala itu disokong dua pilar utama PSM, Bima Sakti dan Kurniawan Dwi Yulianto, tampil dominan hingga akhirnya keluar sebagai kampiun.
Kini, selang 26 tahun semenjak raihan Bima dan Kurniawan, estafet kehormatan resmi berada di tangan Rizky Eka Pratama. Kendati harus bersabar menanti kesempatan di bangku cadangan sepanjang turnamen, medali emas FIFA ASEAN Cup 2026 yang melingkar di lehernya menjadi bukti bahwa tradisi juara pilar PSM Makassar di panggung internasional tetap terjaga hingga detik ini.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)















![[MEMORI] Sebelum Persib, PSM Sudah Lebih Dulu Kalahkan Klub Korsel](https://image.idntimes.com/post/20260917/kebutuhan-idn-times-2_d6938b94-4f1c-430c-afa8-85955a37d1e3.jpg)



