Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Digelar di Pantai Bosowa, Sulsel Jadi Tuan Rumah Kejurnas PORDASI 2026

Kota Makassar
3 min read
Digelar di Pantai Bosowa, Sulsel Jadi Tuan Rumah Kejurnas PORDASI 2026
Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) 2026. (Dok. Istimewa)
  • Sulawesi Selatan ditetapkan sebagai tuan rumah Kejurnas PORDASI 2026 cabang Horseback Archery, yang dijadwalkan berlangsung pada 21–22 November di Pantai Bosowa, Makassar.
  • PORDASI Sulsel bersama Steering Committee PP PORDASI mematangkan aspek teknis, pertandingan, dan dukungan pemerintah daerah untuk penyelenggaraan kejuaraan nasional tersebut.
  • Sebelum Kejurnas, PORDASI Sulsel menggelar Selekda 13–14 November 2026 untuk menjaring atlet dalam enam kategori junior dan senior.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) 2026. Kejuaraan yang mempertemukan atlet dari berbagai provinsi ini dijadwalkan berlangsung pada 21–22 November 2026 di Pantai Bosowa, Makassar.

Kejurnas kali ini akan mempertandingkan cabang olahraga berkuda, khususnya Horseback Archery (HBA) atau panahan berkuda. Penunjukan Sulsel sebagai tuan rumah menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong perkembangan olahraga panahan berkuda di tingkat nasional.

  1. 1. PORDASI Sulsel matangkan persiapan kejurnas

    Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) 2026. (Do
    Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) 2026. (Dok. Istimewa)

    Untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan, Ketua Komisi HBA, Deri Asta, bersama tim Steering Committee (SC) Pengurus Pusat (PP) PORDASI, yakni Bandiyono, Onny Prasetiyo, dan Ronald Regent, melakukan koordinasi dengan Ketua PORDASI Sulsel, H. Andi Ikbal Najamuddin, beserta jajaran pengurus.

    Pertemuan tersebut membahas sejumlah persiapan, mulai dari aspek teknis, penyelenggaraan pertandingan, hingga dukungan pemerintah daerah. Gubernur Sulawesi Selatan juga disebut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut.

    Ketua PORDASI Sulsel, H. Andi Ikbal Najamuddin, menyambut antusias kepercayaan yang diberikan kepada Sulsel. Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah merupakan bentuk kontribusi daerah dalam mengembangkan olahraga berkuda, khususnya Horseback Archery.

    "Kami menyambut dengan penuh antusias kepercayaan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah Kejurnas PORDASI 2026. Ini merupakan kesempatan besar bagi Sulsel untuk menunjukkan kesiapan dan kontribusi dalam pengembangan olahraga berkuda, khususnya Horseback Archery di Indonesia," ujar Ikbal.

  2. 2. PORDASI Sulsel gelar seleksi daerah 13-14 November

    Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) 2026. (Do
    Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) 2026. (Dok. Istimewa)

    Sebelum Kejurnas berlangsung, PORDASI Sulsel terlebih dahulu menggelar Seleksi Daerah (Selekda) pada 13–14 November 2026. Seleksi ini bertujuan menjaring sekaligus mempersiapkan atlet yang akan mewakili Sulawesi Selatan dalam kejuaraan nasional.

    PORDASI Sulsel juga membuka kesempatan bagi atlet yang ingin mengikuti Selekda maupun Kejurnas, sepanjang memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Organisasi PORDASI.

    Ada enam kategori yang dipertandingkan, yakni HBA Junior usia 14–17 tahun, HBA Senior usia 18 tahun ke atas, Onground Junior U17, Onground Senior U18 ke atas, Fast Shoot Junior U17, serta Fast Shoot Senior U18 ke atas.

  3. 3. Kejurnas jadi ajang pembinaan atlet berkuda

    Seri II Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Tahun 2026 yang berlangsung di Tompaso, Sulawesi Utara, 24 Oktober 2026. (Do
    Seri II Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda PORDASI ke-60 Tahun 2026 yang berlangsung di Tompaso, Sulawesi Utara, 24 Oktober 2026. (Dok. Istimewa)

    Ikbal berharap Kejurnas PORDASI 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet, peningkatan kualitas pertandingan, serta mempererat persaudaraan antardaerah.

    Ia juga berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet Horseback Archery yang tangguh dan memiliki sportivitas tinggi. Dengan begitu, atlet Indonesia bisa memiliki daya saing untuk berkompetisi di tingkat internasional.

    "Kami ingin menjadikan Kejurnas ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sebagai wadah pembinaan, peningkatan kualitas atlet, serta mempererat persaudaraan antardaerah. Harapan kami, dari kejuaraan ini akan lahir atlet-atlet HBA yang tangguh, memiliki sportivitas tinggi, dan mampu membawa nama Indonesia bersaing di tingkat internasional," katanya.

    Ikbal menegaskan, penyelenggaraan Kejurnas di Pantai Bosowa diharapkan menjadi momentum penting bagi kemajuan olahraga berkuda Indonesia.

    "Sulawesi Selatan tidak hanya ingin menjadi tuan rumah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari lahirnya sejarah dan prestasi baru olahraga Horseback Archery Indonesia. Kami ingin Pantai Bosowa menjadi saksi berkumpulnya atlet-atlet terbaik bangsa yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional," tutupnya.

Related Articles

See More