Daftar Pemain PSM yang Pernah Meraih Medali SEA Games, Belum Ada Emas

Makassar, IDN Times - Timnas Indonesia U-22 akan menjalani final cabang olahraga sepak bola putra SEA Games 2023 pada Selasa malam ini (16/5/2023). Berlangsung di Olympic Stadium Phnom Penh, jawara Grup B yakni Thailand U-22 sudah menunggu.
Dua penggawa PSM Makassar, Ramadhan Sananta dan Ananda Raehan Alief, berpeluang membawa pulang medali emas. Tapi, apapun hasil laga tersebut, keduanya akan masuk dalam daftar elit penggawa Juku Eja yang membawa pulang medali dari pesta olahraga kawasan Asia Tenggara itu.
Berikut ini IDN Times membahas seluruh nama dalam daftar elit tersebut, yang hanya berisi tiga orang.
1. Ronny Ririn (SEA Games 1997)

Meski Indonesia sudah mengikuti cabor sepak bola SEA Games sejak 1977, penggawa PSM yang membawa pulang medali baru terjadi pada edisi 1997. SEA Games 1997 sendiri berlangsung di Jakarta. Saat itu, bek Ronny Ririn masuk dalam skuat pilihan mendiang Henk Wullems.
Sayangnya, Timnas saat itu cuma bisa meraih medali perak. Mereka takluk melalui adu penalti melawan Thailand di final. Padahal, Merah Putih (saat itu masih diikuti tim senior) didukung oleh lebih dari 100 ribu penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Ronny sendiri jarang diturunkan. Pada partai puncak, ia bahkan harus duduk manis di bangku cadangan sepanjang laga. Meski begitu, kelak Ronny menjadi pilihan utama Wullems saat Juku Eja menjadi kampiun Ligina 1999-2000.
2. Asnawi Mangkualam (SEA Games 2017 dan 2019)

Selanjutnya ada Asnawi Mangkualam, bek yang diorbitkan oleh Robert Rene Alberts pada Liga 1 2017. Berkat penampilan ngototnya bersama PSM saat itu, ia masuk dalam skuat definitif pilhan Luis Milla untuk SEA Games 2017 di Malaysia.
Bek yang kini berseragam Jeonnam Dragons itu cuma bermain sebanyak 5 kali, dan semuanya sebagai pemain pengganti di pengujung babak kedua. Indonesia membawa pulang medali perunggu, usai menekuk Myanmar dengan skor 3-1.
Pada SEA Games 2019 Filipina, ia masih menjadi andalan di lini belakang Timnas U-23 yang kali ini dilatih Indra Syafri. Berbeda dari dua tahun sebelumnya, Asnawi selalu dipasang menjadi starter dari fase penyisihan grup hingga final, dengan total enam penampilan.
Namun, Garuda Muda cuma bisa meraih perak di Manila. Mereka kena bekuk tiga gol tanpa balas oleh Vietnam U-23 yang saat itu masih diasuh Park Hang-seo.
3. Firza Andika (SEA Games 2019)

Firza Andika terpilih bersama Asnawi menjadi bagian dari Timnas U-23 yang terjun ke SEA Games 2019 di Filipina. Saat itu, ia berstatus sebagai pemain PSM Makassar dan baru direkrut pada putaran kedua Liga 1 2019.
Sayangnya, si anak Medan tak bisa tampil maksimal lantaran cedera lutut. Firza melewatkan seluruh pertandingan fase grup. Jebolan tim muda PSMS itu baru bermain di partai semifinal kontra Myanmar U-23, serta partai final yang mempertemukan mereka dengan Vietnam U-23.
Nah, apakah Ramadhan Sananta serta Ananda Raehan jadi dua nama pertama dalam daftar elit ini yang meraih medali emas?


















