TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Madura United Vs PSM Makassar, Juku Eja di Ambang Pesta Juara

Juku Eja berpeluang mengunci gelar di Pamekasan

Dua pemain PSM Makassar, Agung Mannan dan Yance Sayuri, berusaha menghadang striker Madura United Beto Goncalves dalam laga pekan ke-15 BRI Liga 1 2022-23 di Stadion Maguwoharjo Sleman, 15 Desember 2022. (Instagram.com/maduraunited.fc)

Makassar, IDN Times - PSM Makassar berpeluang mengunci gelar juara pada laga pekan ke-32 BRI Liga 1 2022-23 kontra Madura United pada Jumat malam ini (31/3/2023). Kemenangan membuat tabungan poin mereka tak terkejar lagi.

PSM juga tetap bisa juara di luar hasil pertandingannya melawan Madura. Dengan catatan, Persib Bandung yang melawat ke markas Persija Jakarta pada saat bersamaan gagal memetik poin penuh.

Meski begitu, duel yang berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamellingan Pamekasan tersebut akan menjadi ujian berat untuk Juku Eja. Pasalnya, keberuntungan selalu tak memihak saat melawat ke Madura. Dalam lima kali kesempatan bertamu ke markas Laskar Sape Kerrab, anak-anak Makassar selalu kalah.

Meski begitu, catatan buruk tersebut bisa putus lantaran beberapa klub bisa mencuri poin di Pamekasan sepanjang putaran kedua. Borneo FC Samarinda melakukannya pada pekan ke-28 silam dengan menang tipis 0-1.

Baca Juga: Statistik Pemain PSM di Dua Leg Indonesia Vs Burundi, Yakob Tersubur

1. Pelatih PSM, Bernardo Tavares, menyebut anak asuhnya bisa saja kalah

Pelatih kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares. (Dok. PT Liga Indonesia Baru)

Berbicara dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan pada Jumat malam (30/3/2023), pelatih kepala PSM yakni Bernardo Tavares menyatakan bahwa seluruh pemain sedang dalam kondisi prima usai diliburkan selama sembilan hari. Ia menyebut masa istirahat ini sangat berharga lantaran Wiljan Pluim dkk selalu bertanding sebanyak enam kali dalam kurun waktu kurang dari sebulan sebelum jeda internasional.

Di sisi lain, ia kembali menyinggung tentang kans juara. Tavares menekankan bahwa semua hal bisa terjadi pada laga ini. Yang jelas, Pasukan Ramang sudah bekerja keras untuk mencapai puncak klasemen.

"Saya pikir tim kami melakukan hal yang fantastis musim ini. Mulai dari pemain, staf pelatih hingga suporter. Tapi kita tidak tahu hasil laga ini. Kita bisa saja kalah, imbang, atau malah menang. Tapi itu bisa menentukan apakah juara liga sudah ada," ujar juru taktik asal Portugal tersebut.

2. Madura United berambisi menunda pesta juara tim tamu

Pesepak bola Madura United Lulinha melakukan selebrasi setelah mencetak gol kegawang Persikabo 1973 dalam pertandingan BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2023). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.

Sementara itu, Rachmat Basuki selaku caretaker Madura United mewaspadai kapten tim lawan yakni Wiljan Pluim. Playmaker asal Belanda tersebut dianggap sebagai poros utama permainan PSM. Meski begitu, ia enggan menaruh atensi lebih hanya pada Pluim dan mengabaikan pemain lainnya.

"Tapi kita tetap tidak menugasi satu pemain khusus untuk menjaga pemain ini (Pluim, red.). Siapa yang dekat ya dia yang punya tanggung jawab. Secara khusus kita tidak terlalu fokus pada satu pemain ini saja, tapi melihat PSM Makassar sebagai tim yang produktivitasnya bagus," ungkapnya.

Madura United punya modal bagus jelang menjamu PSM. Mereka tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Lulinha dkk bahkan bisa memenangi dua diantaranya. Dengan modal tersebut, Rachmat percaya diri bisa menunda pesta juara sang tamu.

Baca Juga: Laga Penentuan, Madura Bakal Jadi 'Tumbal' Juara PSM Makassar?

Berita Terkini Lainnya