Comscore Tracker

Profil Lengkap Bek Anyar PSM Adam Mitter, Si Perantau Asal Inggris

Pernah merumput di Filipina, India, Kanada dan Thailand

Makassar, IDN Times - PSM Makassar resmi memperkenalkan rekrutan asing terakhir mereka di bursa transfer tengah musim. Ia adalah Adam Mitter, stopper yang pada awal musim ini sempat berseragam Persita Tangerang.

Meski baru diumumkan lewat media sosial pada Rabu siang (12/1/2022), nama Adam Mitter sudah tertera di situs resmi PT LIB sebagai pemain PSM sejak Selasa kemarin (11/1/2022).

Adam diplot sebagai pengganti Serif Hasic yang terpaksa menepi lama akibat cedera. Tapi, pemain asal Inggris itu masih harus jalani pemulihan otot ligamen.

Juku Eja sendiri adalah klub ASEAN kedelapan yang diperkuat Adam. Tapi, seperti apa sepak terjang Adam selama ini? Berikut IDN Times merangkumnya dari berbagai sumber.

1. Jebolan akademi Preston North End, memulai karier di Skotlandia

Profil Lengkap Bek Anyar PSM Adam Mitter, Si Perantau Asal InggrisAdam Mitter saat masih bermain untuk klub India, Fateh Hyderabad, di I-League 2nd Division musim 2016/17. (Instagram.com/adammitter5)

Adam Thomas Mitter lahir di Shrewsbury, Inggris, pada 5 Januari 1993. Ketika mulai menimba ilmu sepak bola, ia ternyata harus rela jauh dari rumah. Adam pergi ke daerah Merseyside untuk bergabung dengan Southport FC saat masih remaja. Setelah itu ia masuk ke akademi milik Preston North End di tahun 2009, dan dikontrak selama dua tahun oleh Blackpool (2009-2011). Bersama The Pool, ia sempat menjabat kapten tim reserve dan U-18.

Namun, karier profesionalnya justru tak dimulai di tanah Inggris, melainkan Skotlandia. Diikat kontrak dengan Hibernian untuk Scottish Premier League musim 2011/12, ia justru tak mendapat menit bermain di tim senior. Maret 2012, Adam meninggalkan Hibernian.

Delapan bulan tanpa klub, ia direkrut klub non-liga Kettering Town pada November 2012. Tapi, Adam cuma bermain tiga kali. Pada akhir bulan yang sama, ia kembali pindah ke tim non-liga lain yakni Warrington Town.

Masuk usia 20, Adam memilih merantau demi mendapat jam terbang. Gayung bersambut, ia dipinang klub divisi lima Swedia yakni Ånge IF. Tampil di 20 laga, Adam mengantar tim tersebut jadi juara musim 2013 dan promosi ke divisi empat wilayah Norrland.

2. Merantau ke Asia Tenggara dengan bergabung sebagai pemain klub Filipina

Profil Lengkap Bek Anyar PSM Adam Mitter, Si Perantau Asal InggrisAdam Mitter saat masih bermain untuk klub Kanada, Valour FC, di musim 2019. (Instagram.com/adammitter5)

Sayang, kontraknya dengan Ånge IF tak diperpanjang. Ia kembali "terdampar" di klub non-liga Inggris, Barrow AFC dan Chorley FC, dalam kurun waktu November hingga Desember. Merasa stagnan, Adam hijrah ke Australia awal 2014. Bermain untuk klub semi-profesional West Torrens Birkalla (WSB), ia tampil di 16 laga. Musim itu, WSB finis di peringkat 11 dari 14 tim National Premier Leagues (NPL) South Australia musim 2013/14.

Sempat berstatus tanpa klub sejak pertengahan 2015, Adam menerima tawaran dari klub Filipina yakni Loyola Meralco Sparks (kini Loyola FC) pada Januari 2015. Di bawah polesan Simon McMenemy, Adam tampil moncer. Ia bermain sebanyak 29 kali dan mencetak 5 gol. Adam turut andil mengantar Loyola merebut gelar juara PFF National Men's Club Championship 2015 dan finis di perempat final United Football League Cup 2016.

Seiring kebijakan PFF (PSSI-nya Filipina) merombak struktur liga, praktis tak ada kompetisi sejak April 2016. Adam terpaksa mengepak koper dan mudik ke Inggris. Ia kembali mengiyakan tawaran tim non-liga Stafford City di Agustus tahun yang sama.

Masuk awal 2017, Adam terbang ke India untuk merumput dengan klub divisi 2 Fateh Hyderabad. Mendapat 15 caps dan didapuk sebagai kapten, tim berjuluk Nizams itu gagal promosi I-League lantaran finis di posisi empat putaran final.

3. Sempat memperkuat Persiraja Banda Aceh dan Persita Tangerang

Profil Lengkap Bek Anyar PSM Adam Mitter, Si Perantau Asal InggrisAdam Mitter ketika masih berseragam Persita Tangerang di putaran pertama BRI Liga 1 2021/22. (Instagram.com/adammitter5)

Sejak tahun 2017, Adam meneguhkan hati sebagai "journeyman" alias perantau. Dari India, ia kembali ke Filipina sebagai pemain Ilocos United (Juli 2017 - Januari 2018). Klub Singapura yakni Hougang United kemudian menggaetnya jelang Singapore Premier League 2018 bergulir. Meski bermain di 14 partai, The Cheetahs melepasnya pada tengah musim sebagai bagian dari perombakan skuad.

Juli 2018, Adam dipinang lagi klub Filipina. Kali ini adalah Global Cebu. Bermain di 10 laga, Global finis sebagai juru kunci di Philippines Football League dan jadi bulan-bulanan dalam kejuaran Copa Paulino Alcantara.

Sempat merumput di Kanada bersama Valour FC sepanjang tahun 2019, Adam memulai kisahnya di Indonesia sebagai pemain Persiraja Banda Aceh jelang Liga 1 2020. Sayang, ia cuma tampil sebanyak 3 kali sebelum kompetisi tiarap total akibat pandemik.

Masuk Januari 2021, Adam terbang ke Thailand sebagai penggawa tim promosi Rayong FC. Jadi andalan pada putaran kedua Thai League 1 musim 2021/22, Rayong gagal dibawa keluar dari dasar klasemen. Alhasil, tim berjuluk The Dragon Horses itu kembali degradasi ke divisi 2.

Adam masih penasaran dengan Indonesia. Pada Liga 1 2021/22, ia sepakat menjalin kerja sama dengan Persita. Sayangnya, kisah si journeyman dengan Pangeran Cisadane kandas di tengah musim akibat cedera. Tapi Adam tak lama-lama berstatus tanpa klub. Hanya tiga pekan usai berpisah dengan Persita, giliran PSM yang berhasil mengamankam tanda tangannya.

4. Sanggupkah Adam Mitter menjadi andalan baru di sektor belakang Juku Eja?

Profil Lengkap Bek Anyar PSM Adam Mitter, Si Perantau Asal InggrisUnggahan pertama Adam Mitter setelah resmi memperkuat PSM Makassar di putaran kedua BRI Liga 1 2021/22. (Instagram.com/adammitter5)

Secara umum, Adam Mitter sudah kenal betul dengan iklim sepak bola Asia Tenggara. Mulai dari Filipina, Singapura, Thailand hingga Indonesia. Sehingga pemilik postur 1,85 meter itu tak butuh waktu lama untuk adaptasi. Tapi, masih ada masalah cedera yang membuat masa bakti di Persita sebelumnya malah tersendat.

Status "journeyman" sendiri kian lekat lantaran ia kerap memperkuat sebuah klub cuma setengah musim. Terakhir kali berada jadi bagian dari tim selama semusim penuh yakni bersama Valour FC dalam Canadian Premier League 2019.

Pengalaman pula yang mendongkrak nilai jualnya. Dilansir oleh Transfermarkt, taksiran harga pasar bek 29 tahun itu mencapai 175 ribu Pounds, atau sekitar Rp3,4 miliar. Setara dengan tiga pemain lokal yakni Hilman Syah, Yakob Sayuri serta Ilham Udin Armaiyn.

Sebagai tambahan, Adam Mitter jadi pemain asal Inggris pertama yang memperkuat PSM Makassar. Kira-kira, seperti apa kisahnya bersama Pasukan Ramang?

Baca Juga: Profil dan Fakta Golgol Mebrahtu Striker Baru PSM, Sering Puasa Gol

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya