TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kodam Hasanuddin Kirim 450 Prajurit ke Perbatasan Papua Nugini

Prajurit disebar pada beberapa regu pengamanan di Papua

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka memberangkatkan prajurit Satgas Yonif Raider 700 ke Papua. IDN Times/Kodam XIV Hasanuddin

Makassar, IDN Times - Kodam XIV/Hasanuddin memberangkatkan 450 prajurit dari Makassar, Sulawesi Selatan, ke Papua. Pasukan dari Yonif Raider 700 itu bakal bertugas pengamanan di berbagai wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini.

"Mereka bertugas selama enam bulan pengamanan di perbatasan," kata Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka dalam siaran persnya yang diterima IDN Times, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Ada Dugaan Oknum Aparat Terlibat Penembakan di Papua, Ini Jawaban TNI

1. Prajurit bakal bertugas berkeliling di wilayah perbatasan

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka memberangkatkan prajurit Satgas Yonif Raider 700 ke Papua. IDN Times/Kodam XIV Hasanuddin

Prajurit Kodam XIV diberangkatkan dengan KRI Banda Aceh dari Pelabuhan Makassar, Selasa. Selama di tujuan, mereka ditugaskan mengamankan teritori Indonesia dari potensi ancaman serta menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah perbatasan.

Pangdam menyebut prajurit yang dikirim dibekali keterampilan khusus. Mereka bakal disebar dalam sejumlah regu pengamanan, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Prajurit bakal bertugas berkeliling pada sejumlah pos pengamanan.

"Ini satgas mobile. Berkeliling, tidak statis," kata Pangdam.

2. Prajurit diminta menghormati masyarakat setempat

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka memberangkatkan prajurit Satgas Yonif Raider 700 ke Papua. IDN Times/Kodam XIV Hasanuddin

Saat melepas pasukan, Pangdam mengingatkan prajurit menjaga tanggung jawabnya selama bertugas. Prajurit juga diperintahkan tetap menjalin silaturahmi dan menghormati adat tradisi masyarakat di tempat tujuan.

"Karena dengan merebut hati masyarakat, mereka dapat diterima di tempat itu," ucapnya.

Pangdam menyebut prajurit yang bertugas patut berbangga karena mendapatkan kepercayaan dari pimpinan TNI, bangsa, dan negara untuk melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan di wilayah Papua.

Baca Juga: Dua Warga Sipil Jadi Korban Penembakan KKB di Papua

Berita Terkini Lainnya